Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Loloskan 8 Pegulat, di PON Sumut-Aceh, Kontingen Kaltara Tak Muluk-muluk

Radar Tarakan • Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:00 WIB
PEGULAT KALTARA: Para pegulat Kaltara yang berhasil lolos ke PON XXI saat ini menjalani TC sentralisasi di Kota Tarakan.
PEGULAT KALTARA: Para pegulat Kaltara yang berhasil lolos ke PON XXI saat ini menjalani TC sentralisasi di Kota Tarakan.

 

Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltara tidak muluk-muluk dalam menargetkan raihan medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut. Berhasil meloloskan 8 atlet di PON XXI, namun PGSI Kaltara hanya menargetkan bisa meraih sstu medali perak.

Saat ini 8 pegulat Kaltara yang akan berlaga di PON, terus ditempah melalui program training center (TC) sentralisasi di Kota Tarakan. Agustaf Enderson selaku pelatih kepala tim gulat Kaltara mengatakan, untuk satu medali perak yang ditargetkan oleh pihaknya bisa didapatkan dari nomor freestyle kelas 86 kg putra. "Mudaan-mudahan bisa dikejar nanti," katanya. 

Diketahui, pada PON XXI nanti terdapat 8 pegulat Kaltara yang akan berlaga di 8 nomor tanding. Diantaranya yaitu Arfah Kurniawan di nomor freestyle kelas 97 kg putra, Deby Ayu Herlin di nomor gaya bebas kelas 68 kg putri, Devien Every di nomor freestyle kelas 86 kg putra, Jusuf Johari Biantong di nomor greco roman kelas 87 kg putra, Karen Enjelly di nomor gaya bebas 76 kg putri, Krisjereko Tony di nomor freestyle kelas 74 kg putra, Laura Angelina Putri di nomor gaya bebas 57 kg putri dan Winner Wibisono di nomor greco roman kelas 97 kg putra.

"Kemarin kami di babak kualifikasi (BK) cuma lolos PON saja tanpa medali," sebutnya. Meski tanpa perolehan medali di BK PON, namun terdapat 3 pegulat Kaltara yang masuk di peringkat 5 besar. 

Harapannya atlet yang berhasil masuk peringkat 5 besar, bisa menunjukkan peningkatan di PON XXI nanti sehingga bisa mempersembahkan medali bagi Kaltara.

"Harapannya kami bisa poles untuk naik," imbuhnya. Diakui Agustaf, kekuatan gulat di Indonesia saat ini hampir merata di semua provinsi. Namun penampilan Kaltara di babak BK PON tahun lalu, sempat mengejutkan provinsi lain lantaran dianggap kekuatan baru di Indonesia. Apalagi sampai berhasil meloloskan 8 pegulat ke PON XXI.

"Kita tidak dilihat tapi bisa meloloskan 8 atlet. Beda halnya dengan Kalbar dan Kalteng  yang sudah punya pegulat banyak tapi tidak meloloskan atlet dengan jumlah yang banyak," bebernya. 

Demi bisa terwujudnya target pihaknya untuk bisa mendulang medali, pihaknya berharap dukungan masyarakat Kaltara.

Para pegulat yang merupakan putra daerah Kaltara, juga diharapkan bisa memberikan penampilan terbaik di PON XXI nanti agar bisa meriah prestasi.

Kemudian selama pelaksanaan TC sentralisasi dari bulan Juni lalu, ia mendapati kemampuan anak asuhnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Ia pun akan menguji kemampuan atletnya melalui try out yang direncanakan akan berlangsung pada Agustus ini.

"Nanti kita lihat seberapa jauh perkembangan anak-anak ini untuk dilatih tanding nanti," ucapnya.Untuk try out, ia merencanakan akan membawa atletnya ke Jakarta. Nantinya para pegulat Kaltara akan melakukan uji tanding di beberapa pengurus cabang (pengcab) gulat yang ada di Jakarta.

 

Hal itu dilakukan pihaknya lantaran minimnya kejuaraan yang digelar oleh PB PGSI. "Nanti kita akan sparing dengan tim PON di sana juga," pungkasnya. (zar/lim)

 

 
 
 
 
Editor : Indra Zakaria