SEATTLE – Atmosfer emosional menyelimuti Climate Pledge Arena sesaat setelah laga utama UFC berakhir. Di tengah sorak-sorai kemenangan Joe Pyfer, perhatian dunia justru tertuju pada sosok Israel Adesanya. Meski baru saja menelan kekalahan pahit lewat TKO di ronde kedua, mantan penguasa kelas menengah itu membuat pernyataan tegas yang membungkam spekulasi mengenai akhir kariernya.
Adesanya memilih untuk tidak melepas sarung tangannya di tengah oktagon—sebuah gestur yang biasanya menjadi simbol pensiun bagi seorang petarung MMA. Dengan tatapan tajam, ia justru mengirimkan pesan pembangkangan terhadap tren negatif yang sedang menghimpitnya. Di hadapan ribuan pasang mata, petarung berjuluk The Last Stylebender itu menegaskan bahwa api kompetisinya belum padam. Ia seolah menantang balik kenyataan pahit yang kini menyelimuti rekor bertarungnya dalam beberapa tahun terakhir.
"Aku tidak akan pergi! Kalian tidak akan pernah bisa menghentikanku. Aku mungkin akan kalah, tapi aku akan selalu tetap tak terkalahkan," terangnya dengan penuh keyakinan di bawah lampu sorot oktagon.
Pernyataan ini menjadi antitesis dari statistik yang terpampang nyata. Adesanya kini tengah berada di titik nadir dalam karier profesionalnya. Ia tercatat belum mencicipi kemenangan dalam tiga tahun terakhir dan menderita kekalahan di lima dari enam pertarungan pamungkasnya. Lebih mengkhawatirkan lagi, kekalahan dari Joe Pyfer ini menandai empat kekalahan beruntun bagi sang mantan juara.
Bagi Adesanya, kekalahan di dalam sangkar besi tampaknya tidak serta-merta melunturkan identitasnya sebagai salah satu petarung terbaik yang pernah dimiliki UFC. Kalimat "tetap tak terkalahkan" yang ia lontarkan merujuk pada ketahanan mental dan semangatnya yang menolak untuk tunduk pada keadaan, meskipun hasil di atas kertas menunjukkan hal yang sebaliknya.
Kegigihan ini memicu perdebatan luas di kalangan pengamat MMA. Sebagian menilai Adesanya perlu mengambil waktu istirahat panjang untuk memulihkan kondisi fisik dan mentalnya, sementara sebagian lainnya mengagumi semangat pantang menyerah yang ia tunjukkan. UFC kini berada dalam posisi yang menarik untuk menentukan langkah bagi sang megabintang. Dengan penolakan pensiun ini, Adesanya dipastikan akan kembali masuk ke dalam barisan petarung yang mencari jalan pulang menuju kemenangan. (*)
Editor : Indra Zakaria