BALIKPAPAN-Untuk mendukung konektifitas dari Balikpapan menuju kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Sepaku, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVII Provinsi Kaltim dan Kaltara menyiapkan armada bus Damri, yang mulai beroperasi sejak Selasa (1/11).
Kepala BPTD Wilayah XVII Provinsi Kaltim dan Kaltara Muiz Thohir mengatakan, penyediaan armada Damri ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang akan menuju IKN maupun sebaliknya.
Pada tahap awal, Perum Damri akan menyiapkan 15 armada bus ukuran medium dengan kapasitas 25 seat. Setiap hari bus ini akan melayani rute Balikpapan-Sepaku dan sebaliknya mulai pukul 06.00 Wita dan berangkat setiap 1 jam. Di Balikpapan, rute bus Damri menuju IKN ini akan melalui Pelabuhan Semayang-Bandara SAMS Sepinggan-Terminal Batu Ampar-Jalan Tol KM 13-Sepaku (IKN Nusantara).
“Pemberangakatan pertama itu jam 06.00 pagi dan terakhir jam 5 sore. Sambil berjalan nanti akan dievaluasi agar waktu keberangkatannya lebih maksimal,” kata Muiz didampingi General Manager Perum Damri Cabang Samarinda, Elpohan, Selasa (1/11)
Soal tarif, Muiz menyebut penumpang cukup merogoh kocek Rp 43 ribu untuk sekali jalan. Tarif ini, sebut Muiz berlaku flat dan sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan.
Pada tahap awal ini, pemerintah lewat Kementerian Perhubungan memberikan subsidi hingga Rp 3,1 miliar untuk operasional bus hingga 31 November nanti. “Tahun depan program ini akan kembali diajukan ke pemerintah agar bisa terus berjalan,” ujar Muiz.
Hanya saja, sebut Muiz, kelanjutan program layanan angkutan menuju IKN Nusantara ini juga bakal tergantung pada tingkat keterisian bus. Sesuai dengan peraturan, jika penumpang minimal mencapai 30 persen, maka besar kemungkinan program akan berlanjut. “Bahkan, jika animo masyarakat melebihi target, ada peluang layanan ini tidak lagi disubsidi pemerintah,” jelas Muiz.
General Manager Perum Damri Cabang Samarinda, Elpohan mengatakan, soal tiket, calon penumpang dapat memperoleh di simpul-simpul layanan yang sudah disiapkan, mulai dari Pelabuhan Semayang, Bandara SAMS Sepinggan, Terminal Batu Ampar maupun di Sepaku.
Selain itu, pihaknya juga sedang menyiapkan layanan pembelian tiket lewat Traveloka maupun Damri App. “Sedang kami siapkan, segera bisa dinikmati,” jelas dia.
TEGASKAN IKUTI LELANG
Di sisi lain, Elpohan juga menepis anggapan jika Damri diberi keistimewaan oleh pemerintah. Ia memastikan, Damri mengikuti tahapan lelang sehingga akhirnya diberi kepercayaan menjadi operator layanan angkutan Balikpapan-IKN Nusantara.
“Lelangnya kan terbuka. Jadi sekali lagi Damri bukan ditunjuk, kami mengikuti seluruh proses lelang,” tegas dia.
Dirinya juga sangat mendukung, jika ada perusahaan angkutan swasta yang mau terlibat dalam menyediakan layanan menuju IKN Nusantara. Sebab, kata dia, ke depan kawasan IKN dan daerah sekitar pasti akan semakin berkembang.
Keberadaan armada Damri, juga ditargetkan menjadi percontohan penyediaan layanan angkutan yang modern. Khususnya dari sisi ketepatan waktu. “Kami menargetkan agar keberangkatan selalu ontime, jadi pelanggan tidak kecewa. Jadwal keberangkatan hampir satu jam sekali, baik dari Balikpapan maupun IKN,” katanya. (hul)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan