PROKAL.CO- Suasana di Kampung Suaran, Kecamatan Sambaliung, sempat diwarnai kekhawatiran setelah seorang perempuan muda berinisial I (22) dilaporkan menghilang dari kediamannya. Pelarian nekat ini diduga kuat dipicu oleh tekanan psikologis akibat rencana perjodohan dan paksaan menikah yang datang dari pihak orang tua.
Merespons laporan warga hilang tersebut, jajaran Polsek Sambaliung di bawah instruksi Kapolres Berau langsung bergerak melakukan penyisiran intensif. Setelah sempat tidak terlihat sejak Kamis (26/3), personel kepolisian akhirnya berhasil menemukan keberadaan perempuan tersebut dalam kondisi selamat dan segera membawanya ke Mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Di hadapan petugas, I mengakui bahwa keputusannya meninggalkan rumah adalah bentuk pelarian atas rasa takut dan tertekan karena merasa tidak berdaya menolak keinginan orang tuanya. Menanggapi situasi sensitif ini, Kapolsek Sambaliung, AKP Ridwan Lubis, memilih menempuh pendekatan humanis dengan memfasilitasi pertemuan antara anak dan orang tua di kantor polisi.
Proses mediasi yang berlangsung transparan tersebut akhirnya membuahkan hasil positif. Pihak keluarga menyatakan kesediaannya untuk membatalkan rencana perjodohan tersebut dan berkomitmen untuk tidak lagi memaksakan kehendak yang dapat membahayakan keselamatan serta masa depan sang anak. Ketegangan keluarga pun berhasil diredam setelah kedua belah pihak sepakat untuk saling memperbaiki pola komunikasi. (*)
Editor : Indra Zakaria