Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menuturkan di Jakarta, Sabtu bahwa nilai tersebut berasal dari aliran modal asing masuk bersih di pasar Surat Berharga Negara (SBN) Rp3,31 triliun dan di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp6,19 triliun, sedangkan modal asing keluar bersih di pasar saham Rp4,75 triliun.
Sementara imbal hasil atau yield SBN Indonesia tenor 10 tahun turun ke 6,90 persen, sedangkan imbal hasil surat utang AS alias US Treasury Note tenor 10 tahun naik ke level 4,546 persen.
Rupiah di awal perdagangan Jumat (31/5) dibuka pada level Rp16.250 per dolar AS, lebih tinggi dibandingkan dengan penutupan perdagangan Kamis (30/5 yang tercatat sebesar Rp16.255 per dolar AS. Indeks dolar AS menguat ke level 104,72 di akhir perdagangan Kamis (30/5).
Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. (*)
Editor : Indra Zakaria