Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

BRI Peduli: Program Dukungan Sertifikasi Halal untuk UMKM agar Naik Kelas dan Berdaya Saing

Rahman Hakim • 2024-10-31 18:25:10
Photo
Photo

PROKAL.CO, JAKARTA - BRI terus mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dinamakan BRI Peduli.

Salah satu langkah nyata BRI adalah memberikan pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM.

Langkah ini bertujuan untuk membantu UMKM memenuhi kewajiban sertifikasi halal yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).

Program BRI Peduli baru-baru ini melibatkan 77 pelaku UMKM dari 14 provinsi di Indonesia, yang telah berhasil menghasilkan 1.502 produk bersertifikat halal.

Kolaborasi BRI dengan BRI Research Institute dan LPPOM MUI memfasilitasi proses sertifikasi halal ini, mulai dari pelatihan, pendampingan, hingga audit halal langsung di lokasi UMKM.

Dengan sertifikasi halal, produk UMKM akan lebih mudah diterima pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.

Mengapa Sertifikasi Halal Penting bagi UMKM?

Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto, menegaskan pentingnya sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, karena hal ini dapat menjaga mutu produk serta memperluas akses pasar.

"Dengan produk yang bersertifikat halal, UMKM bisa memberikan keyakinan kepada konsumen atas kualitas dan kehalalan produk mereka," jelas Catur.

Sertifikasi halal bukan hanya soal pemenuhan regulasi, tetapi juga langkah penting untuk mengembangkan pasar UMKM dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

BRI telah menjalankan program bantuan sertifikasi halal sejak 2021, sejalan dengan target Kementerian BUMN untuk memberikan 5.000 sertifikasi halal di sektor makanan dan kesehatan.

Dengan pendampingan dan sertifikasi halal ini, diharapkan produk UMKM Indonesia dapat lebih kompetitif dan berdaya saing tinggi di pasar global.

Kisah Inspiratif: UMKM yang Terdorong Maju Berkat Sertifikasi Halal BRI

Program sertifikasi halal dari BRI telah membantu berbagai UMKM di Indonesia, termasuk Tarusan Rumah Rendang dan Senda Tea.

  1. Tarusan Rumah Rendang – Timika, Papua Tengah Petrus Kinho, seorang pengusaha UMKM di Timika, Papua Tengah, memulai usahanya pada 2022 dengan membuka rumah makan bernama Tarusan Rumah Rendang, yang menyediakan masakan khas Minang. Selain itu, Petrus juga memproduksi minyak buah merah, produk tradisional Papua yang dipercaya memiliki khasiat kesehatan. Dengan adanya sertifikat halal, Petrus mengungkapkan bahwa kepercayaan pelanggan meningkat pesat. "Kami merasa lebih percaya diri untuk promosi dan penjualan, serta kepercayaan pasar semakin tinggi. Terima kasih kepada BRI atas bantuannya," ujar Petrus.

  2. Senda Tea – Tangerang, Banten Vanessa, pelaku UMKM asal Tangerang, mengelola usaha teh bernama Senda Tea yang dirintisnya pada 2020. Dengan sertifikat halal yang diberikan melalui BRI Peduli, Senda Tea berhasil masuk ke pasar nasional dan menjalin kerja sama dengan restoran dan kafe bersertifikat halal. "Sertifikat halal ini memberikan kepercayaan lebih kepada konsumen dan memungkinkan kami untuk berkembang lebih luas," ungkap Vanessa. Selain bantuan sertifikasi, Senda Tea juga diikutsertakan dalam UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 yang memperkenalkan produk UMKM Indonesia ke panggung internasional.

BRI Peduli Sertifikasi Halal: Manfaat dan Dampak Positif bagi UMKM

Dengan dukungan BRI dalam sertifikasi halal, pelaku UMKM mendapatkan keuntungan sebagai berikut:

Editor : Rahman Hakim
#sertifikat halal #pemberdayaan umkm #bri #bbri #TJSL #BRI peduli