Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Harga TBS Sawit Kaltim Terkoreksi di Awal Tahun, Biar Terlindungi Petani Diminta Tetap Bermitra

Redaksi Prokal • 2026-01-20 14:25:00
Ilustrasi sawit.
Ilustrasi sawit.

PROKAL.CO- Kabar kurang menggembirakan menyapa para petani kelapa sawit di Kalimantan Timur pada pembukaan tahun 2026. Harga Tandan Buah Segar (TBS) dilaporkan mengalami penurunan untuk periode 1 hingga 15 Januari. Pelemahan harga ini dipicu oleh merosotnya harga jual Crude Palm Oil (CPO) dan inti sawit (kernel) di pasar global yang menjadi acuan utama penetapan harga daerah.

Plt Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir, menjelaskan bahwa harga rata-rata CPO kini berada di level Rp 13.921,45 per kilogram, sementara kernel menyentuh angka Rp 10.801,62 per kilogram. Kondisi ini secara otomatis menekan harga beli di tingkat petani, di mana untuk tanaman umur 3 tahun kini dihargai Rp 2.796,53 per kilogram, dan untuk tanaman umur 10 tahun ke atas berada di angka Rp 3.175,54 per kilogram.

Meskipun tren sedang menurun, Muzakkir menekankan pentingnya bagi petani untuk tetap berada dalam jalur kemitraan resmi dengan pabrik kelapa sawit melalui kebun plasma atau kelompok tani. Dengan sistem kemitraan ini, petani terlindungi dari permainan harga para tengkulak yang seringkali merugikan sepihak. Standar harga yang ditetapkan pemerintah tersebut diharapkan tetap menjamin kesejahteraan pekebun sawit di Kaltim meski di tengah fluktuasi pasar global. (*)

Editor : Indra Zakaria