Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Misi Ganda Pesut Etam di Pulau Dewata: Balas Dendam Sekaligus Jaga Asa Juara

Redaksi Prokal • Senin, 11 Mei 2026 | 08:15 WIB
Kapten Borneo FC, Nadeo Argawinata kembali diandalkan menjadi pilar terakhir di pertahanan melawan Bali United.
Kapten Borneo FC, Nadeo Argawinata kembali diandalkan menjadi pilar terakhir di pertahanan melawan Bali United.

 
SAMARINDA – Borneo FC Samarinda tengah berada dalam momentum emas. Setelah mencatatkan enam kemenangan beruntun, skuat Pesut Etam kini terbang ke Bali dengan satu ambisi besar: tidak membiarkan trofi juara lepas dari genggaman. Malam ini, pukul 20.00 WITA, Stadion Kapten I Wayan Dipta akan menjadi panggung pembuktian saat mereka menantang sang tuan rumah, Bali United.

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin biasa. Bagi Kei Hirose dan kawan-kawan, laga di Gianyar membawa misi ganda. Selain untuk terus menempel ketat puncak klasemen dalam perburuan gelar juara, laga ini adalah ajang penebusan dosa.  Pasalnya, Serdadu Tridatu merupakan tim yang memutus rekor fantastis 11 kemenangan beruntun Borneo FC di Stadion Segiri pada November tahun lalu. Kekalahan menyakitkan di putaran pertama tersebut menjadi bahan bakar tambahan bagi anak asuh Fabio Lefundes untuk melakukan aksi balas dendam di kandang lawan.

Meski Bali United baru saja menelan kekalahan dari Madura United pekan lalu, Fabio Lefundes enggan memandang remeh. Ia sadar betul bahwa tim asuhan Johnny Jansen memiliki mentalitas berbeda saat tampil di depan pendukungnya sendiri.

“Kita semua tahu Bali United adalah tim yang sangat kuat saat bermain di rumah sendiri. Tapi kami datang dengan target yang sudah jelas. Persiapan kami sudah maksimal untuk meraih hasil terbaik di sini,” tegas Lefundes dalam sesi konferensi pers.

Terkait absennya penyerang andalan Bali United, Diego Campos, Lefundes tidak menganggapnya sebagai sebuah keuntungan besar. Menurutnya, kedalaman skuat Bali United tetap mematikan karena memiliki pemain pelapis dengan kualitas yang setara.

Di sisi pemain, Caxambu menegaskan bahwa seluruh penggawa Borneo FC sudah siap tempur. Menariknya, ia menyatakan timnya enggan terpengaruh dengan hasil laga tim rival di tempat lain—termasuk hasil panas antara Persija dan Persib di Samarinda yang baru saja usai.

“Percuma saja hasil pertandingan tim lain menguntungkan kami kalau kami sendiri tidak bisa menang di Bali. Fokus kami tetap sama: kerja keras dan meraih kemenangan seperti laga-laga sebelumnya,” tegas Caxambu menutup pembicaraan.

Dengan persiapan sepekan yang matang, Borneo FC bertekad membuktikan bahwa mereka adalah kandidat terkuat juara musim ini, sekaligus memutus kutukan saat berhadapan dengan Bali United. (upi)

Editor : Indra Zakaria
#Borneo FC Samarinda