PROKAL.CO- Panggung megah MetLife Stadium bersiap saksi pertarungan hidup mati demi satu tiket perempat final Piala Dunia. Brasil, sang penguasa trofi terbanyak sepanjang sejarah, ditantang oleh kekuatan mengejutkan asal Skandinavia, Norwegia, dalam laga bertabur bintang yang diprediksi akan berjalan sengit.
Brasil membawa beban sejarah yang besar musim panas ini. Seleção bertekad mengakhiri dahaga gelar selama 24 tahun. Namun, langkah mereka ke babak gugur tidaklah mulus. Skuad asuhan Carlo Ancelotti harus bersusah payah melewati hadangan Jepang lewat gol dramatis di masa injury time. Kini, ujian yang tak kalah masif sudah menanti di depan mata.
Di sisi lain, Norwegia tengah menikmati momen dongeng mereka. Kembali ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 28 tahun, tim asuhan Ståle Solbakken tampil menggebrak dengan mengantongi tiga kemenangan dari empat laga di fase sebelumnya. Erling Haaland menjadi pusat perhatian dunia setelah memimpin daftar top skor lewat gelontoran lima golnya.
Menariknya, sejarah mencatat bahwa Brasil memiliki rekor buruk yang aneh setiap kali bersua Norwegia. Dalam empat pertemuan sepanjang sejarah, tim Samba tidak pernah sekalipun menang atas perwakilan Eropa tersebut. Norwegia sukses mengemas dua hasil imbang dan dua kemenangan, termasuk kemenangan ikonik 2–1 pada fase grup Piala Dunia 1998 silam.
Meski dihantui rekor buruk masa lalu, Brasil tetap menjadi tim yang lebih difavoritkan untuk lolos dan menantang pemenang antara Inggris atau Meksiko. Kedalaman skuad dan mentalitas juara di kompetisi besar menjadi keunggulan utama mereka.
Ancelotti diprediksi akan kembali bertumpu pada ketajaman Vinícius Júnior di lini serang. Lini depan Brasil terbukti menjadi yang paling mengerikan sepanjang turnamen dengan mencatatkan angka harapan gol (xG) tertinggi mencapai 9.4. Ketajaman ini akan menguji lini pertahanan Norwegia yang terbilang rapuh karena belum sekalipun mencetak clean sheet dan sudah kebobolan xG sebesar 5.5.
Pertandingan ini juga akan menjadi panggung adu mekanik dua pesepak bola terbaik planet ini: Vinícius Júnior melawan Erling Haaland. Kombinasi sembilan gol telah mereka lesakkan sepanjang musim panas ini, dan magis individu salah satu dari mereka bisa menjadi pembeda di lapangan.
Menjelang laga, Brasil dipastikan kehilangan Lucas Paquetá akibat cedera hamstring saat melawan Jepang. Bintang muda Real Madrid, Endrick, kemungkinan besar akan turun sejak menit awal untuk mengisi kekosongan, yang memicu pergeseran posisi Matheus Cunha menjadi gelandang serang nomor 10. Sementara itu, Neymar tampaknya masih akan memulai laga dari bangku cadangan demi memulihkan kebugarannya.
Di kubu Norwegia, Solbakken masih cemas menanti kondisi bek kanan utama mereka, Julian Ryerson. Jika Ryerson absen, Marcus Holmgren Pedersen akan mengemban tugas berat untuk mematikan pergerakan liar Vinícius Júnior. Kabar baiknya, lini serang mereka tampil dengan kekuatan penuh. Haaland tetap akan ditemani oleh Antonio Nusa dan Alexander Sørloth, sembari berharap kreativitas sang kapten, Martin Ødegaard, bisa kembali memuncak di laga krusial ini. (*)
Prakiraan Susunan Pemain
Brasil (4-2-3-1): Alisson; Danilo, Marquinhos, Gabriel, Santos; Guimarães, Casemiro; Rayan, Cunha, Vinicius; Endrick.
Norwegia (4-3-3): Nyland; Holmgren Pedersen, Ajer, Heggem, Møller Wolfe; Ødegaard, Berge, Berg; Sørloth, Haaland, Nusa.
Editor : Indra Zakaria