Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tekstur Kenyal Diguyur Cuko Gurih Pempek

anggri-Radar Tarakan • 2019-02-26 08:20:47

Siapa yang tak tahu pempek alias empek-empek? Mendengar nama pempek, pasti teringat dengan Palembang. Ya, salah satu kudapan khas dari Palembang, Sumatera Selatan.

Kudapan kenyal namun padat, yang wajib disandingkan dengan saus cuko alias cuka. Sausnya ini pun bervariatif, ada rasa manis, asam dan pedas. Kudapan gurih ini pun sudah menjamur dan hampir disukai oleh semua orang. Termasuk di Kota Tarakan.

Nah, pembuatan pempeknyo wong Palembang ini cukup sederhana. Namun, siapa sangka untuk menghasilkan pempek yang kenyal, padat dan enak tidak lah mudah.

Owner Xomeringz, Jhoni Eppendi mengatakan, umumnya kudapan ini terbuat dari daging ikan tenggiri atau gabus yang digiling halus. Namun ia memanfaatkan daging ikan bandeng, yang banyak di perairan Kalimantan Utara (Kaltara). Untuk mendapatkan rasa yang pas dan cocok dengan lidah warga Bumi Paguntaka, ia bereksperimen sebanyak empat kali.

“Awalnya pakai ikan tenggiri, tapi kadang permintaan banyak dan ikannya kurang. Akhirnya saya manfaatkan ikan bandeng,” ungkap pria berkulit putih ini.

Nah, agar cita rasa ikannya menonjol, adonannya tanpa menggunakan tepung terigu. Tetapi murni tepung sagu. Ternyata adonannya ini tidak lah keras seperti yang dibayangkan.

“Itu lah yang menandakan, benar-benar bisa atau nggak. Makanya kalau yang tidak paham, pasti pakai tenaga karena memang terlihat keras,” katanya.

Nah, aslinya pempek memiliki tekstur yang kenyal dan gurih. Kualitas ikan dan tepung sagu yang digunakan, sangat mempengaruhi pempek yang akan dihasilkan.

Kesegaran ikan mempengaruhi cita rasanya, sedangkan tepung sagu mempengaruhi warna pempek. “Kalau sagu yang bagus, jadinya berwarna putih seperti susu. Kalau yang tidak bagus, nanti warnanya jadi hitam,” tutupnya. (*/one/fly)

Editor : anggri-Radar Tarakan