Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Segarnya Minuman Dingin Berwarna Hijau

anggri-Radar Tarakan • 2019-05-31 10:22:33

TAMPILAN minuman tak boleh disepelekan. Dari tampilan warnanya ini, dapat menarik perhatian dan menggugah selera untuk segera menikmatinya.

Kebanyakan orang beranggapan, kecerahan warna suatu minuman menjadi tolak ukur kesegerannya. Juga memiliki warna yang cerah dan terlihat segar, dianggap minuman yang masih fresh. Banyak yang beranggapan, minuman yang tidak berwarna segar alias kusam, merupakan minuman yang kualitasnya kurang baik.

Nah, untuk mendapatkan beragam warna warni pada minuman segar, biasanya didapatkan dari pewarna makanan. Tapi ada pula warna minuman yang murni didapatkan dari beragam buah-buahan.

Apalagi minuman yang berwarna hijau cerah dan segar. Pada pandangan pertama saja, sudah memikat hati. Ya, seperti es melon, es jelly, es dawet, es pisang hijau dan minuman dingin berwarna hijau lainnya.

Melihat kesegaran warna warni minuman dingin ini, tentu menjadi menu utama saat berbuka puasa nanti. Rasanya ada yang kurang tanpa menyuguhkan minuman manis dan dingin. Kesegarannya mampu menghilangkan dahaga, setelah seharian berpuasa.

Nah, aneka minuman segar yang berwarna hijau ini mungkin jarang ditemukan di kafe-kafe kekinian maupun restoran. Namun, di kaki lima, masih ada loh yang menawarkannya.

Seperti Imam (49), salah seorang pedagang takjil di daerah Juata Laut. Adapun minuman segar berwarna warni, ia olah dari aneka macam buah. Seperti buah melon, nangka, sirsak dan campuran buah kelapa. Disandingkan dengan pecahan es batu, cita rasa minuman yang manis terasa lebih segar. “Mulai dari 2008, setiap bulan Ramadan jual minuman segar. Karena banyak yang cari untuk berbuka puasa. Kita cari buah lokal,” ungkapnya.

Nah, dari beberapa jenis minuman yang ia jajakan, ada pula es sirsak yang berwarna putih segar. Biasanya masih ada buah yang belum matang sempurna. Agar matang sempurna, biasanya menunggu dua hingga tiga hari, sebelum diolah. “Karena kita pilih-pilih juga. Tapi cepat aja matangnya,” pungkasnya. (*/one/fly)

Editor : anggri-Radar Tarakan