Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Hubungan AS-Prancis Memanas: Trump Olok Kehidupan Domestik Macron, Paris Berang

Redaksi Prokal • 2026-04-03 10:30:59
Presiden Prancis, Emmanuel Macron
Presiden Prancis, Emmanuel Macron

 

PROKAL.CO- Hubungan diplomatik antara Washington dan Paris kembali memanas menyusul pernyataan kontroversial dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dalam sebuah pernyataan yang memicu reaksi keras dari publik internasional, Trump melontarkan ejekan yang sangat personal terhadap Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dengan menyinggung kehidupan pribadinya.

Trump secara terbuka mengejek Macron dengan mengklaim bahwa pemimpin Prancis tersebut diperlakukan dengan sangat buruk oleh istrinya. "Saya menelepon Prancis, Macron, yang istrinya memperlakukannya dengan sangat buruk, dan dia masih dalam masa pemulihan dari pukulan tepat di rahangnya," ujar Trump dalam sebuah kesempatan yang mengejutkan banyak pihak.

Ejekan yang menyerang ranah privat ini segera mendapatkan tanggapan dingin dari Istana Élysée. Presiden Emmanuel Macron memberikan respons yang terukur namun tegas terhadap klaim liar yang dilontarkan oleh sejawatnya dari Negeri Paman Sam tersebut. Macron menyebut pernyataan Trump sebagai tindakan yang tidak pantas dan jauh dari standar etika seorang pemimpin negara.

Menurut Macron, kata-kata yang keluar dari mulut Trump tidak memiliki kehalusan budi pekerti maupun nilai martabat yang seharusnya dijunjung tinggi dalam hubungan antarnegara. "Saya tidak akan menanggapi hal itu. Itu sama sekali tidak layak untuk mendapatkan balasan," tegas Macron saat dimintai keterangan oleh awak media.

Perselisihan verbal ini menandai titik rendah baru dalam komunikasi antara kedua pemimpin negara anggota NATO tersebut. Meskipun kerap menunjukkan kemitraan dalam berbagai kebijakan global, gaya retorika Trump yang cenderung menyerang secara personal dinilai banyak pengamat dapat mengganggu stabilitas koordinasi diplomatik antara Amerika Serikat dan Prancis di masa depan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#emanuel macron #donald trump