BANJARBARU - Dinas Lingkungan Hidup (LH) Banjarbaru, Rabu (13/3) kemarin ikut mengerahkan sejumlah armada truk dan alat berat untuk mengangkut sampah pasca Haul Guru Sekumpul yang ke-14.
Hal itu dilakukan, lantaran volume sampah yang sudah dikumpulkan di Jalan Pendidikan, Kelurahan Sekumpul tersebut terlampau banyak. Sehingga, Dinas LH Banjar kewalahan untuk membuangnya ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Kepala Dinas LH Banjarbaru Sirajoni mengatakan, total ada 10 truk dan satu alat berat jenis loader serta 20 lebih petugas mereka kerahkan. Untuk membantu Pemkab Banjar mengangkut sampah haul ke TPA Regional Banjarbakula di Gunung Kupang, Cempaka. "Sampahnya sangat banyak, kami perkirakan sekitar 380 ton," katanya.
Dia memperkirakan, jika Dinas LH Banjar bergerak sendiri kemungkinan memerlukan waktu hingga tiga hari untuk bisa membuang semua sampah ke TPA. "Kalau kita bantu, sehari saja selesai," ucapnya.
Menurutnya, sebagai daerah tetangga sudah sepantasnya Kota Banjarbaru membantu Pemkab Banjar untuk membersihkan sampah pasca haul. "Kabupaten Banjar juga 'kan saudara tua kita. Selain itu, apa yang kita lakukan untuk kegiatan Haul Guru Sekumpul juga bakal membawa berkah," ujarnya.
Selain turut membantu membuang sampah di wilayah Kabupaten Banjar, pria yang akrab disapa Joni ini menyampaikan bahwa pihaknya juga sempat dibuat kewalahan dengan banyaknya sampah di sejumlah titik di Banjarbaru pasca haul.
"Ada beberapa titik yang banyak ditemukan sampah ketika haul selesai. Yaitu, di kawasan Kelurahan Sungai Ulin dan Jalan Rahayu. Tapi, petugas sudah membersihkannya," pungkasnya. (ris/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin