BANJARBARU - Mulai Juli 2022, PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar akan menaikkan tarif air leding sebesar 20 persen.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarbaru, Syamsuri mengatakan, dengan adanya kenaikan tarif yang sudah tidak bisa ditunda apalagi dibatalkan itu, mereka berharap pelayanan PTAM Intan Banjar ditingkatkan.
"Terutama dari aspek kualitas air. Usahakan air bersih harus baik dan tidak berbau," katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin (30/6).
Dia juga meminta, pendistribusian air ke konsumen tidak mengalami gangguan. "Juga tangani ada beberapa tempat kalau malam hari tidak mengalir atau mengalir sangat kecil sekali," pintanya.
Kenaikan tarif ujar Syamsuri, merupakan langkah PTAM untuk bisa bertahan dan upaya menaikkan pelayanan. "Karena di beberapa PDAM juga sudah menaikkan tarif. Bahkan di Tapin kenaikan mencapai 100 persen," ujarnya.
Khusus untuk PTAM Intan Banjar, Syamsuri menyebut, kenaikan tarif tidak berlaku pada pelanggan yang pemakaian setiap bulannya tidak melebihi 10 meter kubik," sebutnya.
Sebelumnya, PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar (Perseroda) menggelar sosialisasi penyesuaian tarif air minum di kantornya, Rabu (29/6) pagi.
Direktur Utama PT Air Minum Intan Banjar Syaiful Anwar menjelaskan, penyesuaian tarif dimaksudkan agar perusahaan dalam kondisi Full Cost Recovery (FCR). Di mana biaya operasional dapat ditutup oleh pendapatan operasional.
"Dengan kondisi FCR, perusahaan dapat melakukan pengembangan dalam rangka peningkatan pelayanan," ungkapnya.
Dia menambahkan, seluruh pemegang saham telah menyepakati penyesuian tarif dalam RUPS Luar Biasa tanggal 11 Mei 2022, dengan catatan adanya peningkatan pelayanan dan sosialisasi kepada pelanggan. (ris/al/bin)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin