Sejak masa pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahap pertama dibuka pada 10 Januari sampai 12 Februari 2024, masih ada puluhan calon jemaah haji (CJH) Banjarmasin yang belum melakukan pelunasan.
Kementerian Agama (Kemenag) Banjarmasin pun memperpanjang masa pelunasan, 13-23 Februari.“Bagi CJH yang masuk kuota, jangan disia-siakan, segera dilunasi,” kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Banjarmasin, Zainal Muttaqin, Kamis (15/2).
Sebab jika tidak melunasi, mereka tidak bisa berangkat pada tahun ini.Namun ia memahami bila CJH mengalami kendala keuangan. “Akhirnya tergantung pada jemaah itu sendiri,” tambahnya.
Dia menyebutkan, dari kuota 668 orang, sudah 517 orang yang melakukan pelunasan. “Sekitar 151 orang belum,” imbuhnya. Bagaimana jika hingga masa perpanjangan masih ada yang belum melakukan pelunasan?
Otomatis keberangkatannya akan ditunda ke tahun berikutnya. “Jika tidak dilunasi, akan merugikan CJH itu sendiri, tahun depan baru bisa berangkat. Posisinya akan digantikan oleh cadangan, jumlah kuota cadangan Banjarmasin ada 154 orang,” jelasnya.
Ongkos haji pada tahun ini sebesar Rp56.471.105. Setoran awal Rp35 juta. Sisanya sebesar Rp31.471.105 yang perlu dilunasi.
“Bank yang menerima setoran juga telah menghubungi ke rumah Jemaah untuk memberi tahu,” tutupnya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Indra Zakaria