Ditanya bagaimana para pasien mengkonsumsi kecubung, dr Firdaus menyebut belum bisa memastikan dengan akurat, karena mayoritas pasien yang dirawat masih dalam keadaan gelisah.
"Kondisi gelisah dan lingkung, namun dari diagnosasa sementara kecubung dioplos dengan alkohol dan zenith," ujarnya. Selain itu, dr Firdaus menyebut efek halusinasi orang mabuk kecubung akan berlangsung selama dua hingga tiga hari.
"Sementara, perawatan pasien tetap harus dilakukan evaluasi atau perawatan selama kurang lebih dua minggu agar zat adiksi dari kecubung benar-benar hilang," katanya.
"Ketika sulit tidur, maka akan kita beri obat tidur, jika mengamuk akan kita beri penenang dan kita beri deuritik agar zat adiksi dari kecubung bisa keluar lewat urin. Sehingga mereka pulih lebih cepat,"imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, RSJ Sambang Lihum menangani 28 orang pasien mabuk kecubung. 25 diantaranya laki-laki dan 3 orang perempuan. Dari total pasien yang masuk ke RSJ Sambang Lihum, ternyata ada dua orang yang meninggal dunia akibat keracunan kecubung. (*)