Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ngga Nganggur, Begini Kisah di Balik Penunjukan Aditya Mufti Ariffin Menjadi Komisaris BUMN

Indra Zakaria • Jumat, 7 Maret 2025 - 15:00 WIB
Aditya Mufti Ariffin saat meninjau Kecamatan Cempaka. (MEDIA CENTER BANJARBARU)
Aditya Mufti Ariffin saat meninjau Kecamatan Cempaka. (MEDIA CENTER BANJARBARU)

 

Sekretaris DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Selatan, Arief Rahman Hakim mengetahui cerita di balik penunjukan Aditya Mufti Ariffin menjadi Komisaris PT Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo).

SK penetapan hasil seleksi itu diterbitkan pada Rabu (5/3/2025) malam. "Pak Aditya dinilai memiliki kinerja dan semangat yang sejalan dengan semangat pemerintah pusat saat ini," ujarnya kepada Radar Banjarmasin.

Indikatornya, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarbaru sekitar Rp 600 miliar. "Selain itu, di awal beliau menjabat, jumlah UMKM binaan Pemko Banjarbaru hanya sekitar 400 UMKM. Saat ini hampir 25 ribu UMKM aktif," kata Arief.

Pada tahun 2024, komitmen itu mendapat penghargaan dari Presiden Joko Widodo. Kemudian, omzet Dekranasda Banjarbaru menyentuh angka Rp 4 miliar.

Di luar indikator ekonomi tersebut, di bawah kepemimpinan Aditya, Pemko Banjarbaru bisa mengatasi kemiskinan ekstrem hingga tersisa 0,2 persen. "Hal-hal itulah yang menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk menarik Pak Aditya menjadi salah satu petinggi BUMN,” pungkas Arief.

Seperti diketahui, dalam rapat paripurna DPRD Banjarbaru, Kamis (6/3/2025), Aditya Mufti Ariffin mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi Wali Kota Banjarbaru. Tak hanya itu, Aditya juga mundur dari posisi Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Selatan.(*)

 

Editor : Indra Zakaria
#Aditya Mufti Ariffin