PARINGIN – Suasana duka menyelimuti Desa Badalungga, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, menyusul insiden memilukan yang merenggut nyawa seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun. Korban berinisial Ha ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kolam penampungan air milik PDAM pada Rabu (25/3) siang.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap buah hati, terutama di sekitar area instalasi air yang berisiko tinggi.
Kronologi kejadian bermula saat pihak keluarga menyadari korban tidak berada di rumah sekitar pukul 14.00 WITA. Rasa cemas seketika berubah menjadi kepanikan saat pencarian mandiri yang dilakukan warga menyisir area permukiman hingga ke bagian belakang desa.
Pencarian berakhir tragis ketika seorang petugas PDAM menemukan jasad korban mengapung di permukaan kolam penampungan sekitar pukul 14.30 WITA. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Awayan demi upaya pertolongan darurat, tim medis menyatakan nyawa bocah malang tersebut sudah tidak tertolong.
Kapolsek Awayan, Ipda Lulus Pribadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi di lapangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, polisi memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Insiden ini disimpulkan sebagai musibah murni akibat tenggelam, yang kemungkinan besar terjadi saat korban bermain di sekitar area penampungan tanpa pengawasan orang dewasa.
Pihak keluarga korban menyatakan telah mengikhlaskan kepergian putra mereka sebagai takdir dan memilih untuk tidak menempuh jalur hukum terhadap pihak manapun. Jenazah korban kini telah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman. Polisi pun mengimbau pengelola fasilitas umum yang memiliki risiko serupa untuk memperketat keamanan area agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (*)
Editor : Indra Zakaria