Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Warung BBM Eceran di Sampit Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Setengah Miliar Rupiah

Redaksi Prokal • 2026-01-19 08:40:27
Puing kebakaran warung yang menjual BBM eceran dan mobil di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 4 Sampit. (Facebook :Tia Veysa/Radar Sampit)
Puing kebakaran warung yang menjual BBM eceran dan mobil di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 4 Sampit. (Facebook :Tia Veysa/Radar Sampit)

 

SAMPIT — Sebuah kebakaran hebat menghanguskan warung penjual bahan bakar minyak (BBM) eceran sekaligus toko kebutuhan pokok di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 4, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur, pada Minggu (18/1) malam. Insiden yang terjadi di jalur utama Sampit-Pangkalan Bun tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan menembus angka Rp500 juta.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim, Hery Wahyudi, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 21.12 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung menetapkan status merah karena api yang berkobar besar sangat berisiko merambat ke bangunan di sekitarnya. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dilokalisasi dalam waktu sekitar 31 menit sebelum akhirnya benar-benar padam.

Dampak dari kebakaran ini cukup fatal, di mana dua unit bangunan warung semi permanen rata dengan tanah. Tak hanya bangunan, api juga melahap aset berharga milik korban, termasuk dua unit mobil berjenis Toyota Innova dan Toyota Vios, serta satu unit sepeda motor yang terparkir di lokasi kejadian. Seluruh kendaraan tersebut hangus terbakar dan hanya menyisakan kerangka besi.

Dalam peristiwa mencekam tersebut, seorang perempuan bernama Jihan dilaporkan mengalami luka bakar ringan. Korban sudah mendapatkan penanganan medis dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Petugas terus melakukan pemeriksaan akhir dan pendinginan hingga pukul 22.27 WIB untuk memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi yang berpotensi menyala kembali.

Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Proses pemadaman di lapangan berlangsung secara kolaboratif dengan melibatkan unit Damkarmat Kotim, Polres Kotim, BPBD, PLN, PMI, hingga sejumlah relawan pemadam kebakaran setempat yang bahu-membahu menjinakkan si jago merah. (*)

Editor : Indra Zakaria