Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Peri: Anomali dengan APBD Berau

uki-Berau Post • 2023-10-09 16:05:58
TERPAKSA:  Para siswa di SMP 4 Kelay, terpaksa menggunakan tenda biru, untuk belajar karena kurangnya ruang kelas.
TERPAKSA: Para siswa di SMP 4 Kelay, terpaksa menggunakan tenda biru, untuk belajar karena kurangnya ruang kelas.

KELAY – Kondisi kurang mengenakkan dirasakan pelajar kelas VII di SMP 4 Kelay. Pasalnya, mereka harus belajar di bawah tenda biru, akibat kekurangan ruang kelas. Hal inipun mendapat sorotan tajam dari Ketua Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong.

Politis Partai Gerindra ini sangat menyesalkan kondisi itu bisa terjadi. Mengingat gedung sekolah tersebut sudah dibangun sejak 2014 lalu, namun tidak melakukan antisipasi dengan menambah ruang belajar. “Ini sangat disesalkan,” katanya. Untuk diketahui, SMP 4 Kelay hanya memiliki 3 ruang belajar.

Dirinya menilai, dengan kondisi APBD Berau 2023 yang begitu besar, seharusnya tidak ada sekolah yang kekurangan ruang belajar.

“Sangat anomali dengan kondisi anggaran kita saat ini. Kami juga sangat malu dengan adanya kondisi demikian. Itu lolos dari pengawasan kami,” katanya.

Dirinya akan menindaklanjuti kondisi tersebut dan akan segera memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Berau untuk meminta penjelasan langsung. Apa yang menjadikan Disdik tidak menganggarkan penambahan ruang belajar di sekolah tersebut.

“Tentunya, ini masalah yang sangat mendesak untuk memanggil OPD terkait kenapa sampai tidak dianggarkan. Dalam pekan ini akan kami panggil,” katanya.

Selain memanggil Disdik, Komisi I dikatakannya akan melakukan kunjungan langsung ke lapangan. Peri juga menyampaikan, apabila ada fasilitas sekolah di manapun di Kabupaten Berau, yang tidak memadai dan tidak mendapat tanggapan dari OPD yang menaunginya, dapat menyampaikannya ke DPRD.

“Silakan sampaikan. Kami di DPRD memiliki kewenangan dan fungsi anggaran dan pengawasan, dapat mendorongnya ke pemerintah daerah,” katanya.

Ia mengaku, tidak ingin kejadian seperti ini terulang Kembali. Apalagi pendidikan di Berau, saat ini terus berkembang. Namun jika masih ada kondisi murid yang belajar di bawah tenda di tahun 2023 ini. Menurutnya sangat miris.

“Ini miris sekali. Ke mana Disdik, kenapa sampai ada yang belajar di bawah tenda seperti itu. Secepatnya kami panggil Disdik,” tegasnya. (hmd/adv/arp)

Editor : uki-Berau Post
#Advertorial