Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

DLHK Berau Terkendala SDM, 2024 Tambah Armada

izak-Indra Zakaria • Kamis, 16 November 2023 - 04:30 WIB
TERKENDALA SEJUMLAH PERSOALAN: Terlihat kapal sampah milik DLHK saat beroperasi di Sungai Segah.
TERKENDALA SEJUMLAH PERSOALAN: Terlihat kapal sampah milik DLHK saat beroperasi di Sungai Segah.

TANJUNG REDEB - Sejak dibeli, kapal pengangkut sampah yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau justru belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Hal itu tidak ditampik Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan Penanganan Limbah, DLHK Berau, Suhardi.

Salah satu hambatannya ialah kapal sampah hanya dapat beroperasi jika Sungai Segah atau Sungai Kelay sedang pasang. Jika tidak, akan sulit untuk mengambil sampah yang ada.

Selain itu diakuinya juga, pengoprasianya saat ini bukanlah tenaga ahli bidang pengangkut sampah via air.

"Tenaga pekerja saat ini itu bukan yang ahli di bidangnya, jadi dari bidang lain kita pekerjakan mengangkut sampah di sungai. Hal itulah yang menjadikan kinerja tidak maksimal," katanya.

Meski memiliki beberapa kendala, pihaknya tentu tetap optimistis untuk mengurangi sampah yang ada di bantaran sungai, agar bisa tetap bersih terutama dari sampah plastik.

"Kita harus optimistis, inshaallah tahun depan ada penambahan dua unit kapal pengangkut sampah seperti yang sudah ada," terangnya. "Ada beberapa jenis sampah yang diangkut oleh kapal pengangkut sampah, seperti sampah plastik, botol bekas, pempers. Tidak semua sampah di angkut, lebih mengutamakan sampah yang sulit terurai," tambahnya.

Selain itu, peran penting masyarakat untuk mengurangi sampah ditekankannya sangat penting. Menurutnya, walaupun banyak kapal pengangkut sampah di Kabupaten Berau namun kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan masih minim, tentu hal itu sulit terselesaikan.

"Masih banyak masyarakat tinggal di bantaran sungai yang masih suka membuang sampah di sungai. Hal itulah yang perlu kita kurangi juga, tingkat kesadaran masyarakat terhadap lingkungan harus ditingkatkan lagi," tuturnya.

Di lokasi berbeda, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Madri Pani, mengingatkan agar pemerintah jangan suka asal membeli barang namun belum menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni.

Harusnya tegas dia, yang lebih dulu ialah SDMnya agar barang yang dibeli tidak dapat dimanfaatkan dengan maksimal apalagi hingga mangkrak.

"Seharusnya sebelum membeli siapkan SDMnya dulu. Jangan sampai sudah dibeli mangkrak, soalnya sudah banyak barang yang di beli trus mangkrak," katanya.

Ditekankannya lagi, jangan berani membelanjakan uang rakyat kalau tidak bisa dipergunakan dengan maksimal, bentuk lebih dulu SDMnya baru beli.

"Legislatif tentu mendukung dengan adanya kapal sampah seperti ini, namun harus menyediakan SDMnya dulu baru membeli lagi di tahun depan," tutupnya. (adm/sam)

Editor : izak-Indra Zakaria
#lingkungan