Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ini Pesan di Balik Single Terbaru Rio Satrio Berjudul Mimpi

izak-Indra Zakaria • 2020-02-24 13:16:00
BAWA PESAN: Saat membuat lagu, Rio Satrio berharap, lagu-lagunya bisa jadi penyemangat hidup. Lagu yang dia ciptakan memiliki makna kuat. Inspirasi datang dari keluarga bahkan diri sendiri. RAMA SIHOTANG/KP
BAWA PESAN: Saat membuat lagu, Rio Satrio berharap, lagu-lagunya bisa jadi penyemangat hidup. Lagu yang dia ciptakan memiliki makna kuat. Inspirasi datang dari keluarga bahkan diri sendiri. RAMA SIHOTANG/KP

Dialah Muhammad Janwar Rien Satrio. Lebih dikenal dengan Rio Satrio. Tidak lagi asing di telinga para penikmat musik. Lagu-lagu yang diciptakan Rio rupanya berhasil menarik perhatian banyak orang. Lirik penuh makna berpadu dengan suara merdunya, membuat pria itu mendapat tempat di hati masyarakat.

 

TERTARIK dengan musik sejak berseragam putih biru. Kemudian berniat untuk lebih menekuninya pada tahun terakhir SMA. Rio sempat bergabung dengan beberapa grup band sebanyak tiga kali. Sampai akhirnya memutuskan untuk solo karier pada 2016.

Single pertama pada 2016 itu judulnya Mati Rasa. Aku ciptakan sendiri. Kalau dulu, cara mengenalkan lagunya ya langsung minta orang untuk mendengarkan. Di-upload juga ke Soundcloud dan share link-nya ke Facebook. Memang harus begitu,” ungkap Rio tertawa kecil saat ditemui Kaltim Post, Sabtu (22/2).

Rio makin dikenal. Diundang ke beberapa radio lokal. Pada 2017, ayah satu anak itu merilis album berjudul Cerita Daun dan Bumi.

Ada kisah menarik di balik lagu itu. Inspirasinya datang dari dua adik sepupu Rio yang bernama Daun dan Bumi. Rio mengungkapkan, inti dari lagu tersebut adalah kesabaran. Lagu paling cepat yang pernah dia tulis. Hanya lima menit.

Suatu hari, Rio melihat Bumi yang ingin bermain bersama teman sebayanya di sekitar rumah. Kala itu, Bumi masih berusia lima tahun. Namun, kehadirannya ditolak. Tak ada yang ingin berteman dengannya. Sang kakak perempuan, Daun pun menghampiri. Berusaha menghibur sang adik laki-laki tersayang. Daun menenangkan Bumi. Berpesan jika Bumi tak perlu bermain dengan mereka, cukup dengannya saja.

“Kejadian itu sederhana. Menurutku, itulah kasih sayang tulus yang sebenarnya. Cinta itu tidak melulu dengan pasangan, tapi bisa dari keluarga. Ternyata, keluargaku itu menarik dan punya cerita,” kisahnya.

Rio tak pernah menyangka jika lagu tersebut booming. Daerah lain di Indonesia pun makin mengenal Rio lewat lagu itu sejak dia mengirimkannya ke salah satu channel musik di YouTube.

Sejak awal memutuskan untuk terjun ke dunia musik, Rio ingin para pendengar bisa memahami pesan yang ingin dia sampaikan. Menulis lagu tentang keluarga dipilih Rio. Selain karena mencintai keluarganya, dia selalu yakin ada hal baik yang bisa diceritakan.

Tepat 18 Februari lalu, Rio merilis single terbaru berjudul “Mimpi”. Diakui Rio, inspirasinya berasal dari diri sendiri. Tentang mereka yang terkadang masih suka mengeluh terhadap sesuatu. Namun, jika ingin menyerah pun, rasanya tak mungkin. Semua sudah telanjur.

Melalui lagu Mimpi itu, dia ingin meyakinkan diri untuk tak khawatir dan terus bermimpi. Proses pembuatan lagu tersebut memakan waktu sekitar 3–4 bulan. Rio butuh menggali lebih jeli soal kehidupan.

“Menurutku, masalah tiap orang itu bermacam-macam. Ada ketakutan menjadi tua, ragu, atau ingin mengakhiri hidup karena bingung harus apa. Lewat lagu itu, aku berharap orang bisa melewati harinya dengan baik. Bermimpi saja, ini hanya dunia,” sambung alumnus SMA 5 Samarinda itu.

Ke depannya, Rio ingin membuat mini album berisi enam lagu. Dilakukan bertahap sembari mempromosikan single yang sudah ada lebih dulu. Sejauh ini, Rio tetap berkeinginan untuk membuat lagu-lagu yang self-healing. Jadi penyemangat bagi para pendengar. (*/ysm/dns/k8)

 

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria