Masalah Palestina merupakan tragedi besar, khususnya bagi dunia Islam. Ini adalah luka beku yang telah lama menelan banyak nyawa orang tak berdosa. Terakhir, konflik Israel dan Pejuang Palestina Hamas kembali pecah pada 7 Oktober 2023. Muncul pertanyaan bagi sebagian orang, mengapa umat Islam harus membela dan mencintai Palestina?
Palestina memiliki sejarah panjang dan memiliki arti penting bagi muslim. Melansir dari Kashmir Life pada Selasa (21/11), ada beberapa alasan utama mengapa tanah Palestina penting untuk umat Islam dan setiap muslim wajib membela Palestina. Berikut penjelasannya.
- Tanah yang Diberkahi
Dalam Alquran, Allah telah menamakan negeri Palestina sebagai Tanah Suci dan Tanah yang Berkah. Hal itu disebutkan di Surat Al-Ma'idah ayat 21. ”Wahai umatku, masuklah ke Tanah Suci yang telah ditetapkan Allah kepadamu dan janganlah kamu mundur (dari berperang di jalan Allah) karena nanti kamu akan dikembalikan sebagai orang-orang yang merugi.”
- Negeri Para Nabi
Palestina merupakan rumah bagi para Nabi dan tokoh-tokoh Islam. Palestina juga menjadi tempat kelahiran banyak Nabi termasuk Nabi Isa, Hazrat Ibrahim, Ishaq, Dawud, Yaqub, Sulaiman, Zakariya, Yahya, dan sahabat lainnya seperti Irmiya, Maryam, Samuil, Talut, Uzair, dan Yusha.
Syam (Palestina) adalah Tanah Suci yang telah diberkahi Allah dengan banyaknya nabi-nabi yang diutus ke sana, syariat yang mereka bawa telah menyebar ke seluruh dunia. Tanah ini dikaruniai kesuburan, pepohonan dan sungai-sungai yang melimpah, sehingga kebaikan dunia dan akhirat seolah-olah ada di dalamnya. (Syekh Wahbah al-Zuhaili, al-Tafsir al-Munir, [Beirut: Dar al-Fikr, 1418], jilid XVII, hal. 88).
- Masjid Al Aqsa di Palestina Merupakan Kiblat Pertama Umat Islam
Palestina adalah rumah bagi salah satu Masjid Suci dalam Islam, yaitu Masjid Al-Aqsa. Masjid Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam.
Selain itu, juga perlu diketahui bahwa Masjid Al Aqsa adalah kiblat pertama bagi umat Islam, sebelum Makkah. Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 143: Kami tidak menetapkan kiblat (Baitul maqdis) yang (dahulu) kamu berkiblat kepadanya, kecuali agar Kami mengetahui (dalam kenyataan) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sesungguhnya (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah.
- Akhir Perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad
Palestina merupakan tempat perjalanan malam ajaib Nabi Muhammad SAW, hal ini dijelaskan dalam Alquran Surah Al Isra Ayat 1: Maha Suci Dia yang membawa Hamba-Nya pada malam hari dari Masjid Al-Haram (Mekkah) ke Masjid Al-Aqsa (Palestina) yang lingkungannya telah Kami berkahi, untuk menunjukkan kepadanya tanda-tanda Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
- Tempat yang Disunahkan untuk Dikunjungi
Melansir dari laman Antara, selain Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, umat Islam juga disunahkan untuk mengunjungi Masjid Al Aqsa di Palestina. Disebutkan bahwa salat di Masjidil Haram pahalanya 100 ribu kali lipat dibanding di tempat lain, salat di Masjid Nabawi 1.000 kali lipat dibanding tempat lain dan di Masjidil Aqsa 500 kali lipat dibanding tempat lain.
- Tempat Turunnya Dajjal dan Nabi Isa
Palestina adalah tanah tempat Nabi Isa AS akan mengalahkan Dajjal, sang anti-Kristus seperti yang diriwayatkan dalam Mu’adh ibn Jabal. Nabi Isa bersabda: Kemakmuran Jerusalem akan terjadi ketika Yatsrib hancur, kehancuran Yatsrib akan terjadi ketika perang besar terjadi, pecahnya perang besar akan terjadi pada saat penaklukan Konstantinopel ketika Dajjal (Antikristus) muncul.
Diriwayatkan juga bahwa Nabi Isa kemudian akan mencarinya Dajjal sampai dia menangkapnya di gerbang Ludd (sebuah desa dekat Jerusalem) dan membunuhnya.
Alquran tak hanya menjelaskan pentingnya tanah Palestina, namun juga telah menuliskan perilaku Bani Israil yang merupakan bangsa yang sombong, pembangkang, bahkan telah membunuh beberapa nabi.
Pada Surat Al Baqarah ayat 87 dituliskan bahwa orang-orang Yahudi atau orang-orang Israel dikutuk karena membunuh nabi-nabi mereka dan tidak menaati perintah Allah. ”…Tetapi bukankah setiap kali seorang rasul datang kepadamu, hai bani Israil, dengan membawa apa yang tidak dikehendaki jiwamu, maka kamu sombong. Dan sebagian (para rasul) kamu ingkari dan sebagian lagi kamu bunuh.”
Allah SWT juga berfirman dalam Surat Al-Ma'idah ayat 78: Terkutuklah orang-orang kafir di antara Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa bin Maryam. Itu karena mereka tidak taat dan terbiasa melanggar. (*)
Editor : izak-Indra Zakaria