SAMARINDA–Serangan koloni ulat bulu yang menyasar Taman Bebaya sejak awal November 2023 lalu, membuat organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengambil langkah buka-tutup Taman Bebaya di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang. Mulai Senin (8/1) lalu, taman tersebut akhirnya sudah dapat dikunjungi publik.
Desember 2023 lalu, DLH terpaksa kembali menutup taman tersebut lantaran serangan kedua ulat bulu. “Ya, terpaksa kami tutup saat itu, karena ramai lagi ulat bulu waktu itu (Desember),” ungkap Kepala DLH Samarinda Endang Liansyah. Setelah hampir satu bulan sejak Desember 2023 ditutup karena serangan ulat bulu. Taman Bebaya di Karang Asam, akhirnya kembali dibuka untuk umum sejak Senin.
Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan DLH Samarinda Roro Dyah Maharani menjelaskan, timnya yang sejak sepekan lalu melakukan pemantauan di taman tersebut, sudah tidak mendapati adanya serangan ulat bulu di area taman. "Tapi saya tetap meminta untuk dipastikan lagi. Siapa tahu masih ada di bawah pohon dan sekitarnya," kata Roro, Kamis (11/1). Selain itu, lanjut Roro, dia menanyakan kepada timnya untuk merasakan terkait serangan gatal-gatal di area taman masih terasa.
"Ternyata sudah tidak. Dan pohon rambai padi yang sebelumnya kering karena daunnya dimakan ulat bulu sudah tumbuh kembali," ujarnya. Namun, Roro mengatakan, sebagai upaya pencegahan pihaknya terus melakukan perawatan taman agar selalu bersih. "Pemeliharaan tetap kami lakukan secara berkala," pungkasnya. (dra)
Editor : izak-Indra Zakaria