Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Banyak Jadi Pejabat, Terbukti Punya Daya Saing

octa-Octa • Senin, 25 Maret 2019 - 18:28 WIB

Bupati Kutim Ismunandar mengatakan, di era kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di pemkab, banyak warga dari Suku Dayak yang berkarya. Tak hanya di sektor swasta, juga dalam struktur pemerintahan. Hal itu menunjukkan bahwa mereka memiliki daya saing.

 

UNGKAPAN tersebut disampaikan Ismu seusai acara pengukuhan Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Cabang Kutim periode 2017–2022, Rabu (27/2/2019) di ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG), Pusat Perkantoran Pemkab Kutim. 

Dengan adanya DAD Kutim setekah dikukuhkan oleh Ketua DAD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) DR Edi Gunawan Areq Lung, Ismu berharap lembaga-lembaga adat Dayak di Kaltim, Kutim khususnya, semakin kompak. Serta terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun daerah. 

“Selama saya bersama Dinda Kasmidi Bulang diamanahkan menjabat (bupati dan wabup), sudah banyak pejabat eselon II dan eselon III dari suku Dayak yang kita berikan amanah. Serta banyak camat dari saudara-saudara orang Dayak. Ini menunjukkan apresiasi dengan warga kita (Dayak) sangat besar,” jelas Ismu.

Berikutnya, bupati berharap ke depan semua suku dan budaya di daerah ini terus lestari. Bersinergi dan berkolaborasi memajukan Kabupaten Kutim ke arah lebih baik. Paling tidak, kolaborasi positif tersebut dapat ditunjukkan saat peringatan HUT ke-20 Kabupaten Kutim, 12 Oktober 2019.

Melalui sebuah event sekelas festival budaya. Dengan menampilkan berbagai kesenian asli Kutim. Mulai kesenian daerah pedalaman hingga pesisir.

Sementara itu, Ketua DAD Cabang Kutim Harpandi mengatakan, dirinya bersama pengurus DAD Kutim berjanji akan bekerja sesuai anggaran dasar rumah tangga (ADRT). Tugas utama pada hari-hari ke depan adalah melestarikan adat dan budaya Dayak, supaya tidak terkikis oleh modernisasi.

“Kami mohon kepada tokoh-tokoh adat dan semua sub suku, agar dapat memberikan masukan, agar kami mampu menjalankan tugas dengan baik. Terkait adat dan budaya, harus digarisbawahi, kami tidak masuk pada aturan-aturan dalam lembaga pada adatnya masing-masing, kami bekerja berdasarkan ADRT,” ucap Harpandi.

Acara tersebut dihadiri Wabup Kutim Kasmidi Bulang, Wakil Ketua DPRD Yulianus Palangiran, Dandim 0909/Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Binsar Alfret S Sitorus, dan General Manager External Affairs & Sustainable Development PT Kaltim Prima Coal (KPC) Wawan Setiawan.

Hadir pula para ketua Adat Dayak di Kaltim, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, LSM, dan tamu undangan lainnya. (hms15/krik16)

 

Editor : octa-Octa