KUALA LUMPUR- Rezim Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin ketakutan. Mereka bakal bubar sebelum pemilu digelar September 2023 nanti. Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim memaparkan hal itu saat diwawancarai oleh Bloomberg kemarin (19/5). Salah satu alasannya, koalisi yang dipimpin Muhyiddin tidak memiliki dukungan mayoritas di parlemen.
’’Jika pemerintah saat ini benar memiliki kepercayaan diri, mereka akan melakukan urusan parlemen dengan cara yang biasa. Tapi nyatanya tidak,’’ ujarnya.
Sidang parlemen pertama sejak Muhyiddin berkuasa hanya dijadwalkan satu hari, yaitu Senin (18/5). Waktu itu hanya cukup untuk pidato Raja Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah. Oposisi tidak memiliki waktu untuk memulai mosi tidak percaya terhadap Muhyiddin. Dia berkuasa sejak Maret lalu setelah gejolak politik yang membuat Mahathir Mohamad melepas kekuasaannya. (sha/c20/dos)
Editor : izak-Indra Zakaria