Guna mempersiapkan pelaksanaan alat tes GeNose di Bandara APT Pranoto yang akan dibuka pada 01 April 2021, Klinik Bandara lakukan pengecekan dan pengetasan alat hari ini, Minggu (28/03/2021), siang. Pengecekan langsung dipimpin oleh Walikota Samarinda Andi Harun. Bersama dengan Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda Agung Pracayanto, Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda.
"Saya sudah melakukan tes GeNose ini kemarin. Semoga ini memperlancar percepatan penanggulangan Covid - 19 dan menstimulun ekonomi masyarakat karena bisa harga yang terjangkau," kata Andi Harun setelah melakukan tes GeNose. Terkait alur pelayanan tes GeNose ini, Kepala Bandara APT Pranoto Agung menerangkan, akan melakukan sistem status prioritas antrian calon penumpang yang ingin melakukan tes.
"Jadi kita mapping seluruh 7 penerbangan keberangkatan, terdapat selisih waktu yang sedikit antara jam ke - 2 dan jam ke - 5. Nah, daripada menumpuk, kita akan buat kartu merah, kuning, dan hijau," terang Agung. Kartu berwarna merah sendiri ialah pasien yang jadwal penerbangannya yang terdekat dan itu perlu didahulukan. Dilanjutkan oleh warna kuning dan hijaunya.
Mengenai harga yang akan dipatok, Direktur Klinik Media Farma, Dr Ani Widyastuti menyatakan harga akan berkisar di antara Rp 50 ribu - Rp 70 ribu. Namun, akan dibatasi penggunaannya per hari. "Jadi dalam sehari akan kita batasin 100 - 300 per harinya saja," kata Dr Ani.
Sekedar informasi, Samarinda juga akan melakukan pelayanan skrining tes GeNose guna mentracing penyebaran Covid - 19 dengan tidak dipungut biaya. Namun, bagi orang yang melakukan tes dengan tujuan meminta surat keterangan perjalanan, maka akan dipungut biaya. Direncanakan, hitungan hari Walikota akan mengeluarkan Perwali terkait hal ini. (pro)
Editor : izak-Indra Zakaria