KANTOR Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menggelar Festival Gerbang Halal yang juga rangkaian Road To FESyar Balikpapan secara virtual, Sabtu (18/7).
Acara ini dibuka oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud dan dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Sri Darmadi Sudibyo, Ketua Badan Wakaf Indonesia Balikpapan, Sobari, Ketua Dekranasda Kota Balikpapan, perwakilan Bupati PPU dan Bupati Paser, para pimpinan Kantor Perwakilan Bank Indonesia se Kawasan Timur Indonesia, pimpinan perbankan, serta para tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren di Balikpapan, Paser dan PPU.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Sri Darmadi Sudibyo menyampaikan, bahwa Festival Gerbang Halal merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Road To FESyar yang telah dilaksanakan sejak 16 April lalu. Festival Gerbang Halal ini mengusung tema “Bersinergi Memperkuat Halal Value Chain untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Daerah”.
“Tujuan acara ini untuk mengembangkan ekonomi syariah di daerah. Rangkaian kegiatan dalam acara ini adalah (i) Penambahan platform Gerbang Halal dalam website gerbangumkmborneo.com (ii) Launching Gerakan Wadah Beriman (iii) Promosi Destinasi Wisata Halal (iv) Muslim Fashion Show (v) Penyerahan Sertifikasi Halal UMKM (vi) Penyerahan Bantuan Sosial Bank Indonesia (vii) Business Matching dan (viii) Talkshow Keuangan Sosial Syariah,” terangnya.
Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Ma’sud menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota bersama Bank Indonesia berkolaborasi untuk mempercepat pemulihan ekonomi khususnya di masa pandemi.
“Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah penyelenggaraan Festival Gerbang Halal guna memperkuat ekosistem rantai nilai halal sebagai salah satu aspek potensial dalam percepatan pemulihan ekonomi,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan bersama Walikota Balikpapan dan Badan Wakaf Indonesia me-launching Gerakan "Wadah Beriman", yakni Gerakan Berwakaf dan Bersedekah untuk Balikpapan Bersih Indah Aman dan Nyaman, menggunakan QRIS. Pengelolaan Keuangan sosial menggunakan QRIS merupakan upaya untuk mempercepat pengembangan keuangan sosial syariah karena menciptakan transaksi yang lebih aman, nyaman dan mudah.
Selain itu, Bank Indonesia juga mempromosikan salah satu destinasi halal di Balikpapan yaitu Mangrove Center sebagai destinasi wisata ramah muslim dengan mengintegrasikan konsep wisata alam dan fasilitas ibadah yang lengkap serta kuliner halal.
Hal ini juga mendukung Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI) yang digagas oleh Pemerintah. Dari sisi pengembangan produk lokal daerah, juga ditampilkan virtual muslim fashion show yang mempromosikan karya – karya designer lokal dengan mengangkat integrasi antara warisan budaya/kain khas Kalimantan Timur dengan nilai-nilai Islami.
Kemudian, sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kemandirian pesantren, Bank Indonesia menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada Ponpes Trubus Iman di Kab Paser berupa bantuan pemberdayaan usaha air minum serta Ponpes Al – Muttaqien Balikpapan berupa bantuan usaha pengeboran.
Selain itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan juga memfasilitasi business matching antara ponpes binaan dan mitra binaan, pembiayaan syariah kepada UMKM oleh Bank Syariah Indonesia dan Pegadaian Syariah, serta Koperasi Pegawai Bank Indonesia dengan Koperasi Syariah Borneo Madani. Business matching yg berhasil difasilitasi mencapai angka Rp 5,03 miliar.
Dalam kesempatan ini juga diserahkan sertifikat halal kepada 12 UMKM yang difasilitasi perolehannya oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kalimantan Timur dan Lembaga Penjamin Halal (LPH) – LPPOM MUI Kalimantan Timur. Sertifikat halal tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai produk UMKM sehingga dapat menembus pasar yang lebih luas.
Di akhir rangkaian acara, diselenggarakan talkshow keuangan sosial syariah (ZISWAF) yang dibawakan oleh Ustadz Wijayanto. Dalam talkshow ini dijelaskan mengenai pentingnya zakat, infaq dan sedekah bagi umat muslim yang selain untuk menunaikan kewajiban dan sunnah, juga dapat mempercepat pemerataan ekonomi ummat khususnya di masa pandemi ini.
Ke depan, Bank Indonesia senantiasa terus berkolaborasi dengan stakeholder untuk melaksanakan edukasi dan sosialisasi sebagai bagian dari strategi utama dalam upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. (aji/pro5/adv)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan