Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

PARAH..!! 10 BTS Dibangun, Semuanya Tidak Berfungsi

izak-Indra Zakaria • Selasa, 15 Agustus 2023 - 07:49 WIB
TINJAU: Tim Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) RI didampingi Diskominfo Berau dan Camat Kelay, Toris, menyambangi Kampung Lesan Dayak untuk melihat kondisi tower jaringan yang tak berfungsi.
TINJAU: Tim Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) RI didampingi Diskominfo Berau dan Camat Kelay, Toris, menyambangi Kampung Lesan Dayak untuk melihat kondisi tower jaringan yang tak berfungsi.

KELAY - Datangnya Tim Kementrian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) Republik Indonesia yang dipimpin Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika, Marsma Budi Eko Pratomo, mengunjungi Kampung Lesan Dayak, Kelay, untuk melihat secara langsung permasalahan jaringan yang terjadi selama ini.

Camat Kelay, Toris, yang ikut mendampingi tim mengatakan, kunjungan itu untuk melihat secara dekat pembangunan Tower Base Transceiver Station (BTS) yang ditujukan sebagai upaya Pemerintah Pusat dalam menuntaskan titik blank spot di Indonesia, termasuk Berau.

“Jadi kunjungan itu ingin melihat secara dekat pembangunan Tower BTS, termasuk untuk ketersediaan penerangan listrik,” jelasnya, Senin (14/7).

Untuk tahun 2022 sendiri, sebanyak 10 dari rencana 11 tower BTS terbangun di kecamatan yang berbatasan sengan Kabupaten Kutai Timur itu. Dari 10 yang terbangun, tak satupun tower berfungsi dengan baik.

“Untuk tahun 2022, ada 10 tower yang terbangun dan semunya tidak berfungsi maksimal, bahkan di Kampung Lesan Dayak, orang teknis yang ikut di rombongan mengatakan memang tidak ada sinyal,” tuturnya.

Sebenarnya lanjut Toris, rombongan ingin mengunjungi kampung-kampung lainnya, namun karena keterbatasan waktu hal itu tidak memungkinkan. Namun, Toris telah menyampaikan keadaan kampung-kampung lainnya kepada tim yang datang.

“Yang jelas berdasarkan data yang diperoleh di lapangan akan jadi bahan diskusi mereka di pusat untuk mengambil langkah-langkah penangangan ke depan,” terangnya.

Dirinya sangat berharap pembangunan tower-tower oleh salah satu provider di Indonesia itu bisa berfungsi dengan baik. Sehingga, masyarakat bisa mengakses internet darimana pun dan kapan pun. “Harapannya tower yang dibangun bisa berfungsi, karena saat ini internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat baik untuk kehidupan maupun hal penunjang lainnya,” pungkasnya.

Kepala Bidang E-Goverment, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Berau, Rahmatia, menyampaikan, untuk mengatasi blank spot di Berau pihaknya juga telah berupaya mengundang penyedia layanan provider yang bersangkutan, namun hingga tim kunjungan yang datang provider yang dimaksud tidak memberikan respons, sehingga tim Kemenkopolhukam melaksanakan kunjungan tanpa peserta dari penyedia layanan provider.

“Mereka tidak ada yang hadir, mulai dari pusat hingga di Berau tidak ada yang hadir. Kita akan tetap berusaha komunikasikan,” jelasnya.

Saat dirinya mengunjungi Kampung Lesan Dayak bersama rombongan Kemenkopolhukam, tim tersebut juga ia keheranan dan kaget. “Kemarin kan, pak assdep itu heran juga melihat vsat yang dipasang di situ posisinya menghadap ke samping. Jadi dia belum bisa mengambil kesimpulan. Kebetulan ada yang ikut dari Kemenkominfo, mereka membawa alat itu dan memang betul-betul tidak berfungsi,” jelasnya.

Sehingganya, Pemerintah Kabupaten Berau disarankan untuk tetap berupaya melakukan komunikasi kepada penyedia layanan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Tentu, tim dari Kemenkopolhukam juga akan tetap melanjutkan langkah-langkah penanganan selanjutnya.

“Semoga dari Kemenkopolhukam ini bisa membantu terkait permasalahan ini. Apakah membangun baru atau menambah kapasitas bandwidthnya,” pungkasnya.

Terpisah Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, berharap kedatangan tim Kemenkopolhukam ke Berau, terutama juga berkunjung ke Kecamatan Kelay yang masih menjadi wilayah dengan titik tanpa jaringan di beberapa sub wilayahnya itu bisa memberi angin segar terkait upaya penuntasan blank spot di Kabupaten Berau.

Dengan demikian diharapkan nantinya tak ada lagi wilayah tanpa jaringan. Sehingga setiap masyarakat bisa mengakses internet dengan lancar tanpa harus takut ketiadaan jaringan internet.

“Ya harapan kita bersama Tim Kemenkominfo, dapat membantu mempercepat pembangunan dan perbaiki jaringan BTS yg telah dibangun sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya. (*/sen/sam)

Editor : izak-Indra Zakaria
#infrastruktur