JAKARTA - Publik Tanah Air sempat dikejutkan dengan beredarnya selebaran uang pecahan Rp 20 ribu yang berstempel tulisan Prabowo Satria Piningit.Terkait hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran pun langsung buka suara.Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, menyampaikan bahwa uang tersebut bukan berasal dari tim pendukung capres dan cawapres nomor urut dua.
"Itu bukan kreasi dari TKN ataupun tim kampanye di daerah manapun dari partai pendukung," ungkapnya, Sabtu (18/11). Dikatakan Nusron, munculnya uang berstempel tulisan Prabowo Satria Piningit justru sangat merugikan pihaknya.Apalagi hal ini memunculkan persepsi di kalangan publik seakan-seakan tim koalisi Prabowo-Gibran menghalalkan segala cara agar menang di Pilpres 2024.
"Dengan adanya tindakan itu, seakan dari pihak kami tidak mengerti aturan hukum dan aturan main tentang undang-undang mata uang dan ini masalah harta dan martabat daripada mata uang kita yaitu rupiah," tuturnya. Lebih jauh, Nusron menilai bahwa masalah ini bisa menciptakan dampak lebih besar.
Terlebih adanya uang berstempel tulisan Prabowo Satria Piningit itu telah mencederai nilai esensi, kehormatan, dan integritas mata uang Indonesia.
Karena itu, Nusron meminta semua pihak yang mendapat info uang berstempel Prabowo agar segera melaporkan ke Bank Indonesia. Selain itu, dia meminta Bank Indonesia mengusut kasus tersebut. "Maka dari itu, kami meminta kepada pihak-pihak yang mendapatkan informasi itu untuk melaporkan ke Bank Indonesia karena merugikan pihak Prabowo," pungkasnya. (jpc/rdh/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria