MNY diketahui seorang sopir travel. Dia diketahui tidak kunjung pulang ke rumahnya di Jalan Veteran, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang hingga sore. Keluarganya yang gelisah pun berusaha menghubungi nomor telepon Nasril, namun sayang tidak kunjung diangkat. Hal serupa pun dilakukan teman kerja Nasril sesama sopir travel, tetapi hasilnya sama.
Setelah cukup lama mencari akhirnya keluarganya mengetahui posisi mobil korban, yang diketahui berada di Samarinda. Keluarga pun bergegas menuju ke lokasi mobil \berada untuk mengecek secara langsung.
"Ketika keluarganya sampai di TKP, keluarga mengintip ke dalam mobil dan melihat korban sudah tergeletak," terang Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, melalui Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol Zainal Arifin.
Keluarganya mencoba membuka pintu mobil namun terkunci dari dalam, sehingga keluarga berinisiatif membuka salah satu jendela mobil secara paksa mengunakan lakban. "Dan setelah terbuka keluarga kemudian mencari bantuan ke ketua RT dan warga sekitar," jelasnya. Polisi yang tiba di TKP langsung melakukan penyelidikan dan identifikasi pada jasad.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban maupun di sekitar TKP. Diduga korban meninggal karena sakit sesuai dengan ciri yang teridentifikasi pada jasadnya dan juga keterangan keluarga," pungkasnya. Setelah proses olah TKP dan identifikasi dilakukan, selanjutnya jasad dievakuasi ambulans PMI ke kamar jenazah RSUD AW Sjahranie.(oke/beb)