Prokal.co - Akses baru tembusan Jalan Damai 2 menuju Jalan Sultan Sulaiman, Kecamatan Sambutan, yang diresmikan Wali Kota Samarinda Andi Harun, Jumat (1/3) lalu, mengalami rusak parah di beberapa titik.
Salah satu titik terpantau dekat area genangan air yang kerap membuat pengendara terjatuh ketika melintas usai hujan.
Dikonfirmasi hal itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda Budy Santoso mengatakan, perbaikan sementara akan dilakukan tim UPTD Pemeliharaan Jalan, yakni memasang gorong-gorong di beberapa titik yang rusak parah, sebagai langkah responsif menghadapi keluhan masyarakat.
“Rencana akan dipasangkan satu sampai dua hari ke depan. Terutama area yang terdapat genangan air,” ucapnya, Selasa (28/5).
Dia menerangkan, pembangunan jalan sepanjang 2,8 kilometer yang menelan biaya sekitar Rp 28,9 miliar itu memang belum tuntas. Masih ada beberapa titik terutama yang direncanakan untuk dipasang gorong-gorong, baru diusulkan tahun ini.
“Kami akan usulkan di APBD perubahan. Kekurangan sekitar Rp 3 miliar. Kami juga akan melebarkan jalan tersebut,” terangnya.
Lebih rinci soal teknis perbaikan, Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPR Samarinda Hendra Gunawan mengatakan, pihaknya sudah menurunkan tim survei untuk mengecek lokasi.
Terkait langkah perbaikan, pihaknya membersihkan lumpur dan tanah di sisi jalan, baru kemudian memasang gorong-gorong baja atau aramco.
“Dua titik akan diperbaiki. Setelah dipasang gorong-gorong, bagian atas akan diberi perkerasan agregat untuk menghindari kondisi licin,” jelasnya.
Sementara itu, perbaikan akan dilakukan malam, dan saat dikerjakan akses jalan tersebut akan ditutup total untuk memaksimalkan pekerjaan. Estimasi waktu pekerjaan sekitar dua sampai tiga hari, dengan fokus pekerjaan pada malam hari.
“Sehingga pada siang jalan masih bisa dilintasi. Kami harap perbaikan sementara berjalan baik sehingga akses tersebut bisa kembali normal dilintasi,” pungkasnya. (dra/k8)
Editor : Indra Zakaria