TENGGARONG – Program Data Desa Presisi (DDP) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) kini telah membantu 170 desa dan kelurahan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sejak bulan Mei lalu hingga November ini. Program ini dikerjasamakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Program ini dilakukan dengan pemetaan spasial yang dilakukan tim IPB dengan pemerintah setempat. Guna mengumpulkan data akurat , yang nantinya akan membantu penyusunan perencanaan pembangunan desa lebih tepat sasaran, akurat dan berkelanjutan.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Yusran Darma mengatakan DDP dengan pemetaan spasial ini memberi banyak manfaat bagi pembangunan di desa dan kelurahan. Karena akan memberi peta dasar mengenai administrasi, sapras, penggunaan lahan, topografi dan foto-foto desa dan kelurahan tersebut.
“Peta ini mnejadi instrumen penting menyusun kebijakan dan program pembentukan desa. Oleh sebab itu kami sangat mengharapkan teman-teman di pemerintah kelurahan dan desa yang ditunjuk surveyor untuk menaati semua proses dan memberi informasi yang akurat,” harap Yusran, Senin (11/11).
Pemetaan ini lanjut Yusran, akan melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar untuk penerbangan drone. Yang nantinya juga akan dikawal Babinsa dan Bhabinkambtibmas masing-masing kelurahan dan desa.
“Kami juga memohon bantuan seluruh Camat, Kades, dan Lurah agar dapat mendukung penuh kegiatan ini. Sebab data yang berkualitas akan menghadirkan kegiatan yang berkualitas juga,” tutupnya. (adv/moe)
Editor : Indra Zakaria