Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Fraksi Golkar Dorong Penataan Gudang Terpadu Demi Balikpapan Tertib dan Aman

Wawan • Selasa, 28 Oktober 2025 - 02:50 WIB
Photo
Photo

BALIKPAPAN — Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Balikpapan menegaskan pentingnya penataan gudang yang terintegrasi dan selaras dengan tata ruang kota sebagai upaya mewujudkan Balikpapan yang lebih tertib, aman, dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Fraksi Golkar, Neli Turwalo, dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Sidang I Tahun 2025–2026 yang digelar di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Senin (27/10/2025).

Dalam pidatonya, Neli membuka dengan ungkapan rasa syukur atas kesehatan dan kesempatan untuk menghadiri rapat paripurna. Ia juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober dan Hari Dokter Nasional pada 24 Oktober 2025. Kedua momentum itu, menurutnya, menjadi pengingat pentingnya semangat pengabdian dan profesionalisme dalam membangun bangsa.

Terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan dan Pembinaan Gudang, Fraksi Golkar menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota Balikpapan dalam menata zona pergudangan agar sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Neli menilai, penataan kawasan pergudangan tidak hanya bertujuan menciptakan keteraturan, tetapi juga mendukung aktivitas industri dan logistik yang semakin berkembang pesat di kota ini.

“Penataan gudang bukan hanya soal lokasi, tapi juga tata kelola, keselamatan, dan dampak lingkungan. Dengan regulasi yang tepat, aktivitas logistik di Balikpapan bisa berjalan lebih efisien, tertib, dan ramah lingkungan,” ujar Neli.

Ia menambahkan, penataan yang terencana akan memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam menciptakan lingkungan industri yang aman serta memperkuat daya saing Balikpapan sebagai kota perdagangan di wilayah Kalimantan Timur. Karena itu, Fraksi Golkar mendorong agar pemerintah tidak hanya fokus pada regulasi, tetapi juga pada implementasi di lapangan.

“Pemerintah perlu menyiapkan mekanisme pengawasan terpadu, memastikan ketaatan pelaku usaha terhadap izin, serta menyediakan infrastruktur pendukung seperti jalan akses, sistem drainase, dan sarana keselamatan di kawasan pergudangan,” jelasnya.

Menurut Neli, penataan gudang yang baik akan mencegah munculnya permasalahan seperti kemacetan, pencemaran, dan ketidakteraturan tata ruang. Dengan dukungan regulasi yang kuat dan pelaksanaan yang konsisten, Balikpapan diharapkan dapat tumbuh menjadi kota industri dan perdagangan yang modern serta berkelanjutan.

“Penataan yang baik akan menjadikan Balikpapan sebagai kota perdagangan yang tertib, aman, dan berdaya saing, sejalan dengan visi kota global yang berkelanjutan,” tutup Neli. (oy/adv)

Editor : Wawan
#dprd balikpapan #ADV DPRD BALIKPAPAN