Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Hujan Lebat, Banjir Melanda Tarakan

izak-Indra Zakaria • 2023-12-12 15:59:31
Photo
Photo

 Hujan yang mengguyur Kota Tarakan sekira pukul 10.00-12.00 Wita menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kota Tarakan, Senin (11/12). Terpantau genangan air menyebabkan terhambatnya arus lalu lintas di Kota Tarakan. Tak terkecuali di jalan protokol Kelurahan Kampung Satu Skip, Tarakan Tengah.

Ansar warga Kelurahan Kampung Satu Skip menerangkan, adanya genangan air cukup membahayakan pengendara mengingat pengendara tak dapat melihat lubang pada jalan. Sehingga ia mengkhawatirkan terjadinya kecelakaan saat air semakin lama bergenang. "Hujannya sekitar jam 10 dan baru agak redah jam 12 tadi, tidak lama hanya sekitar 2 jaman saja tapi lebat. Jadi air bergenang  cukup tinggi sampai sebetis. Yang dikhawatirkan saat banjir ini, kan jalanan banyak lubangnya. Takutnya ada kendaraan yang tidak melihat dan ban motornya masuk ke lubang,” ujarnya, Senin (11/12).

 

 

“Sebenarnya banjir di sini sejak dulu kalau hujan lebat pasti banjir. Ini karena sungainya dangkal. Saya berharap sungai di Kampung Satu ini bisa dilakukan pelebaran atau dikeruk jadi kalau hujan lebat seperti begini tidak banjir lagi,” sambungnya. Terpantau, beberapa titik juga mengalami banjir seperti di Jalan Mulawarman dan Flamboyan Kelurahan Karang Anyar, Jalan RE Martadinata dan sebagian dalam Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Pamusian, dan Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan, Yonsep mengungkapkan, pihaknya terus memantau perkembangan laporan banjir. Dikatakan, mulai pukul 13.30 Wita genangan air mulai surut. Kendati begitu ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada untuk mengantisipasi hujan susulan.

“Karena hujan lebat yang terjadi beberapa titik dilaporkan banjir, lokasinya sama dengan titik langganan banjir. Seperti Karang Anyar, Karang Balik, Karang Harapan. Wilayah terdampak parah itu Karang Anyar karena ada yang sudah masuk ke dalam rumah. Tapi saat ini sudah mulai surut,” terangnya. Pihaknya menerima laporan adanya seorang anak 5 tahun yang dilaporkan hilang Jalan Flamboyan Kelurahan Karang Anyar. Petugas gabungan seperti BPBD, Basarnas, PMK masih melakukan pencarian. Namun demikian, ia belum mengetahui secara pasti kronologi hilangnya anak tersebut.

“Informasinya ada satu korban anak usia 5 tahun yang hanyut. Sementara masih dilakukan pencarian dan kami berharap anak tersebut ditemukan dengan selamat. Kami membagi beberapa regu untuk menyisir seluruh anak sungai. Ini juga yang jadi perhatian, untuk masyarakat agar mengawasi anaknya saat terjadi banjir, apalagi masyarakat yang bermukim di sekitar sungai,” terangnya.

“Saya belum tahu secara pasti kronologinya, informasi sementara yang kami terima kejadian terakhir anak itu bersama kakaknya mau ngaji ke masjid dan setelah itu dilaporkan hilang,” jelasnya. (zac/lim)

Editor : izak-Indra Zakaria