TANJUNG SELOR – Polresta Bulungan kesulitan mendapatkan saksi mata yang melihat langsung kejadian kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas), yang merenggut nyawa seorang pelajar SMAN 1 Tanjung Selor, MNR (18), pada Minggu, 29 Oktober 2023 lalu.
“Saksi mata yang kita dapatkan, pada saat setelah laka lantas terjadi. Saat terjadi tabrakan antara sepeda motor dan truk, tidak ada yang melihat,” terang Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha, kemarin (22/11).
Diakuinya, hanya memperoleh rekaman Closed Circuit Television (CCTV) salah satu dealer mobil, yang tidak begitu dekat dari tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan rekaman CCTV, posisi menabrak ternyata pengendara sepeda motor. Saat memutar kembali rekaman CCTV, Polresta Bulungan bersama Polda Kaltara mengundang pihak keluarga korban untuk menyaksikan.
“Dari hasil laporan personel Satlantas Polresta Bulungan, diduga sepeda motor yang menabrak bagian belakang sebelah kanan mobil truk,” ujarnya.
Menurut Kapolresta, truk yang bertabrakan merupakan milik perusahaan yang sedang mengangkut material. “Kejadian ini masih terus kita lidik,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, laka lantas yang terjadi di Jalan Sengkawit Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, dengan korban merupakan seorang pelajar. Bahkan, pihak kepolisian pun telah memintai keterangan salah satunya, sopir truk yang terlibat kecelakaan.
Kasi Humas Bripka Hadi Purnomo menambahkan, belum bisa menyimpulkan apakah peristiwa ini termasuk kategori tabrak lari atau bukan. Melalui Unit Laka, menurut dia, masih mendalami asal muasal penyebab terjadinya kecelakaan hingga merenggut nyawa.
“Sudah memeriksa sopir truk. Tapi sementara masih sebagai saksi. Jadi belum ada perkembangan, namun sudah naik LP (laporan),” tutur Hadi. (uno2)
Editor : uki-Berau Post