TARAKAN - Hari Pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) digelar, disambut antusias sekolah menengah atas (SMA) dan madrasah aliyah (MA) Tarakan. Siswa demikian bersemangat mengikuti ujian meski sebagian wilayah Tarakan diguyur hujan.
Di SMA Negeri 2 Tarakan, misalnya. Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Erni Nurjannah mengungkapkan, hari pertama pelaksanaan UNBK 2019 dihadiri seluruh siswa terdaftar. Meski demikian, beberapa siswa terlambat karena kondisi hujan.
“UNBK hari pertama ini lancar, meski ada beberapa siswa yang datang terlambat karena hujan. Tapi kami maklumilah karena harus menjaga kesehatan juga. Tapi sejauh ini tidak ada kendala yang berarti,” ungkapnya, Senin (1/4).
Selain itu, ia mengaku kondisi jaringan internet dan listrik sejauh ini cukup lancar. Sehingga hal tersebut tidak menimbulkan kendala pada pelaksanaan ujian. Meski begitu, ia mengaku pihaknya telah menyiapkan genset untuk mengantisipasi gangguan pelayanan listrik.
“Listrik dan jaringan internet juga cukup normal. Jadi hampir tidak ada masalah sama sekali. Kami sebenarnya juga sudah menyiapkan genset jika pelayanan listrik terganggu. Sehingga meski listrik mati kami masih bisa melanjutkan ujian,”terangnya.
Dikatakannya UNBK tahun ini menerapkan sistem yang sama seperti tahun sebelumnya. Tidak ada persiapan khusus dalam pelaksanaan. Selain itu, ia menerangkan saat ini pihaknya menargetkan nilai C plus untuk nilai ujian rata-rata siswa. Hal tersebut sesuai target yang ditetapkan Disdikbud Kaltara pada tahun ini.
“Kami menggunakan 2 sesi dalam ujian yang pertama itu pukul 08.00 sampai jam 10.00. Sesi kedua pukul 10.00 WITA sampai dengan pukul 12.00. Tidak ada persiapan khusus selain materi akademis. Karena mekanismenya tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini kami menargetkan nilai rata-rata C plus sesuai instruksi Disdikbud Kaltara,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara Wilayah Tarakan Ahmad Yani menerangkan, pelaksanaan hari pertama UNBK tidak ada kendala apa pun pada setiap sekolah.
“Alhamdulillah kondisi UNBK hari pertama aman terkendali. Karena memang saat ini sumber daya listrik dan jaringan internet cukup lancar, sehingga tidak ada kendala pelaksanaan hari pertama ini. Kami berharap itu terjadi hingga UNBK berakhir,” tukasnya.
UNBK yang berlangsung sekitar lima hari tersebut diikuti 5.744 siswa se-Kaltara dari 73 SMA dan MA di Kaltara. Dikatakannya seluruh siswa dan sekolah sudah siap mengikuti UNBK tersebut.
“Total ada 5.744 siswa SMA/MA, baik negeri dan swasta di Kaltara yang mengikuti UNBK tahun ini. Kalau jumlah sekolah tercatat 73 SMA. 44 SMA negeri dan 30 sekolah swasta. Sejauh ini kami belum menerima laporan adanya kendala baik dari sekolah maupun peserta yang artinya sejauh ini kondisi aman,” jelasnya. (*/zac/lim)
Editor : anggri-Radar Tarakan