TARAKAN- Pelaksanaan hari raya Waisak kembali digelar di vihara. Meski pandemi Covid-19, namun perayaan yang dilakukan umat Buddha ini masih disambut antusias yakni dengan melakukan pelepasan satwa liar dan ritual ibadah.
Kepada Radar Tarakan, Sekretaris Vihara Vajra Bumi Dwipa, Semin mengatakan bahwa selama pandemi Covid-19 pihaknya membatasi kegiatan keagamaan, sehingga di tahun ini pihaknya hanya melakukan bakti sosial, pelepasan satwa, mandi rupang dan upacara leluhur di vihara.
“Di pojok (tempat ibadah) ada arwah-arwah, nanti setiap sebulan sekali kami sembahyang bersama. Jadi momen perayaan Waisak ini sebenarnya mengingatkan kembali pada umat Buddha selalu hidup mawas diri dan bisa memberikan teladan bagi umat lain sehingga bisa hidup rukun dan berdampingan,” jelas Semin.
Sebelum pandemi, umat Buddha biasanya melakukan kegiatan berbagi, bakti sosial ke panti asuhan dan kegiatan donor darah. Namun tahun ini pihaknya hanya melakukan tiga kegiatan yakni bakti sosial, mandi rupang dan upacara leluhur saja. (shy/har)
Selengkapnya baca koran Radar Tarakan edisi Kamis besok, (27/5)
Editor : anggri-Radar Tarakan