TANJUNG SELOR – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP) Kalimantan Utara resmi berganti. Pergantian ketua tersebut berdasarkan surat resmi yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, pada 5 Mei lalu.
Dalam surat resmi itu, Albertus Stefanus Marianus dipercaya menggantikan Jhonny Laing Impang yang maju pada pencalonan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Pemilu 2024 mendatang. Ketua DPD PDIP Kaltara sebelumnya, Jhonny Laing Impang menjelaskan, salah satu syarat bisa menjalankan amanat sebagai calon anggota DPD harus mengundurkan diri dari partai.
“Makanya, hal itu juga yang mendasari Ketua DPD PDIP Kaltara ini diganti,” jelasnya, Rabu (10/5) malam lalu.
Jhonny mengakui, keputusan yang diambil sudah benar. Jika jabatan sebagai Ketua DPD diserahkan kepada Wakil Ketua Bidang Pemenangan. “Ini kan amanat partai, harus dijalankan. Apalagi ini pun sebagai syarat untuk maju DPD harus mengundurkan diri dari partai,” ungkapnya.
Agar tidak ada permasalahan, maka Albertus ditugaskan oleh DPP mengkoordinir DPD PDIP di Kaltara. Ini merupakan sebuah penugasan dan perlu digarisbawahi, bukan intervensi atau penunjukan dari dirinya. Namun merupakan keputusan DPP PDIP.
“Untuk tetap menjaga apa yang sudah diamanatkan, saya akan selalu berada dengan teman-teman bergandengan tangan,” ujarnya.
Jhonny menambahkan, tidak ada yang berubah dari struktrur yang telah terbentuk. “Saya sangat berharap kepada Ketua DPD saat ini, dapat menjalankan tugas dengan maksimal. Sebab Ketua ini simbol PDIP Kaltara, langkah dan gerak itu Ketua yang mengkoordinir,” harapnya.
Sementara itu, Albertus menambahkan, jika sebagai kader partai harus siap menerima mandat yang dipercayakan DPP. Dalam waktu targetnya memenangkan Pemilu 2024 mendatang.
“Untuk jalankan roda organisasi ini, tahapan sudah dikemas oleh beliau (Jhonny Laing Impang). Kami ini hanya menjalankan saja, sebab waktu sudah tidak panjang,” tuturnya.
Dengan waktu sangat singkat, dirinya telah melakukan pemetaan bagaimana langkah dan kerja dilakukan bersama kader partai. Dalam menyatukan strategi untuk bisa dikonsolidasikan.
“Kami bertekad memenangkan Pemilu. Bila perlu meningkatkan dapat 7 kursi di DPRD Kaltara mendatang. Untuk mengusung ke Pilkada, bisa murni tidak tergantung partai lain,” tutupnya. (*/ika/uno)
Editor : uki-Berau Post