Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Potensi Perikanan Kaltara Melimpah

izak-Indra Zakaria • Kamis, 23 November 2023 - 18:25 WIB
Udang salah satu potensi sumber daya alam Kaltara yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Udang salah satu potensi sumber daya alam Kaltara yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki sumber daya alam (SDA) yang sangat luar biasa besar dan melimpah di berbagai sektor, salah satunya di sektor kelautan dan perikanan.

Hal itu disampaikan Penatakelola Penanaman Modal Ahli Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Rahman kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor beberapa waktu lalu.

“Seperti potensi rumput laut itu sekitar 600 ribu ton per tahun, lalu kepiting lebih dari 9 ribu ton per tahun, udang windu lebih dari 9 ribu ton per tahun, serta ikan bandeng lebih dari 4 ribu ton per tahun,” ujar Rahman. 

Menurutnya, potensi yang disampaikannya itu baru yang sudah terdata. Artinya potensi tersebut masih besar atau bisa lebih dari itu. Tentu akan sangat disayangkan jika produk itu hanya di-ekspor dalam bentuk produk mentah. “Jadi sebenarnya potensi itu masih sangat besar sekali,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Rahman, ke depan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mengarah pada sektor hilirisasi. Karena dengan kehadiran hilirisasi, tentu pertumbuhan ekonomi provinsi ke-34 Indonesia ini akan lebih baik ke depannya.

“Hilirisasi yang ada sekarang ini bukan hanya yang besar-besar saja, tapi kita juga fokus pada produk lokal yang ada. Contohnya di sektor perikanan, kan kita ada rumput laut, udang, kepiting dan ikan bandeng,” tuturnya.

Jadi, sejumlah potensi ini yang rencananya akan ditawarkan ke investor melalui berbagai kesempatan untuk disiapkan hilirisasinya di Kaltara, salah satunya akan ditawarkan pada gelaran Kaltara Investment Forum (KIF) di Jakarta Desember mendatang.

“Dengan adanya hilirisasi, tentu akan ada nilai tambah dari produk itu. Dan tentunya ini akan bisa menjadi pemicu peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kaltara,” sebutnya.

Pastinya, jika potensi yang ada ini dapat dikelola di Kaltara, tentu harga jualnya bisa lebih tinggi jika dibandingkan dengan meng-ekspor produk mentah. Karena tentu akan lebih stabil dan tidak ada ongkos angkut dan lain sebagainya.

“Jadi kalau kita sangat siap, tinggal investor saja lagi yang melihat peluang-peluang ini. Semoga ke depan hilirisasi tersebut bisa dihadirkan di Kaltara ini,” pungkasnya. (iwk/har)

 

 
 
 
Editor : izak-Indra Zakaria