Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Di Tana Tidung, Akreditasi 4 Puskesmas Naik Jadi Paripurna

Sopian • Selasa, 6 Februari 2024 - 15:58 WIB
Puskemas Tideng Pale menjadi salah satu dari empat puskesmas yang mendapatkan akreditasi Paripurna.
Puskemas Tideng Pale menjadi salah satu dari empat puskesmas yang mendapatkan akreditasi Paripurna.

Akreditasi empat puskesmas di Kabupaten Tana Tidung naik menjadi Paripurna, sementara satu lagi naik utama. Adapun empat puskemas dengan predikat Paripurna yakni puskesmas Tideng Pale, Sesayap Hilir, Betayau dan Tana Lia, sedangkan Muruk Rian berstatus Utama.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tana Tidung H. Sarif mengatakan, pada tahun 2009 akreditasi puskesmas yang ada di Tana Tidung masih paling rendah yakni dasar. 

“Di tahun 2009 itu hanya empat puskesmas yang terakreditasi, itupun masih standar. Nah, di tahun 2023 kami kembali meminta agar Lafkespri (Lembaga Akredituasi Fasilitas Kesehatan Primer) melakukan penilaian akreditasi lagi,” kata Sarif.

Hasilnya sudah diterima baru baru ini, dimana empat puskemas berpredikat paripurna, satu utama. Artinya 80 persen puskemas di Tana Tidung sudah mendapatkan akreditasi paripurna. Ada empat tingkatkan akreditasi puskesmas yakni, dasar, madya, utama dan paripurna.

Ini menandakan pelayanan puskemas yang ada di Tana Tidung sudah baik. Apalagi yang melakukan penilaian merupakan tim idependen. “Beda kalau kita sendiri yang nilai kan, ini orang lain yang nilai, independen,” jelas Sarif.

Sesuai dengan tujuan dari akreditasi ini yaitu mengukur kemampuan atau memotret yang dilakukan puskesmas dalam hal ini pelayana kesehatan ke masyarakat.

“Dengan akreditasi yang kami dapat saat ini, diartikan bahwa teman teman di puskesmas sudah berkerja sesuai dengan SOP, intruksi kerjanya, SPM maupun lainnya sudah berjalan dnegan baik,” kata Sarif.

Seperti keluhan masyarakat direspons dengan cepat, Begitu juga kolaborasi lintas sektor seperti TP PKK, posyandu, camat dan lainnya berjalan dengan baik.

“Tapi akreditasi ini bisa turun, kalau kita tidak konsisten atau komitmen sesuai dengan yang disepakati dalam aturan. Sebaliknya, kalau konsisten dan komitmen apa yang dikerjakan sesuai dengan SOP, insyaallah akreditasi yang diperoleh saat ini  bisa dipertahankan, bahkan bisa meningkat lebih baik lagi,” ujar Sarif.

Akreditasi yang didapat saat ini akan dievaluasi enam bulan sekali oleh Lafkespri dan tiga bulan oleh Dinas Kesehatan.

“Kita lakukan super visi tiga bulan sekali di puskesmas, sebagai langkah evaluasi internal, agar yang kurang atau yang perlu diperbaiki kita perbaiki,” beber Sarif.

Untuk alat kesehatan dan medis, kata Sarif, sudah lengkap. Hanya saja masih ada beberapa rekomendasi yang diberikan kepada puskesmas, dan sebagian besar ada terkait dengan alat kesehatan.

“Dokter dan alat kesehatannya memang sudah terpenuhi, tapi masih ada catatan yang harus ditindaklanjuti, misal alat kesehatan yang perlu diperbaiki atau diperbaharui,” tutup Sarif. (ana/har)

 
Editor : Indra Zakaria
#Tana Tidung #akreditasi puskesmas