Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Walau Tak Separah Provinsi di Kalimantan Lainnya, Kaltara Tetap Waspada Karhutla

Indra Zakaria • Jumat, 21 Maret 2025 - 18:30 WIB
KARHUTLA: Satgas Karhutla saat memadamkan api di kawasan Banjarbaru.(Foto: BPBD Kalsel untuk Radar Banjarmasin)
KARHUTLA: Satgas Karhutla saat memadamkan api di kawasan Banjarbaru.(Foto: BPBD Kalsel untuk Radar Banjarmasin)

Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala secara langsung menghadiri rapat koordinasi (rakor) peluncuran Desk Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara nasional di Jakarta pekan lalu.

Kepada Radar Tarakan, Ingkong mengatakan untuk antisipasi karhutla di Indonesia itu sudah dilakukan, karena biasanya di April atau Mei itu sudah ada titik merah yang terpantau.

Khusus untuk di Kaltara, memang rawan juga, tapi tidak sama dengan daerah lain seperti Riau, Kalteng, Kaltim dan Kalbar. “Karena di sana itu potensi gambutnya luas, kalau kita di sini tidak. Paling biasa terjadi di sini itu di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan,” ujar Ingkong saat ditemui di Tanjung Selor.

Akan tetapi, lanjut Politisi partai Hanura ini, kondisi itu sudah ditangani oleh pemerintah daerah bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait beberapa tahun belakangan ini. Oleh karena itu, tentu sudah ada pengalaman dalam menangani persoalan karhutla di Kaltara ini.

“Saya rasa sudah cukup pengalaman untuk menangani itu, tinggal kita lengkapi alat-alat pemadamnya saja lagi, termasuk sinergitas antar provinsi dan kabupaten/kota serta pihak-pihak terkait lainnya, seperti TNI/Polri, swasta hingga masyarakat,” tuturnya.

Berkaca dari kejadian-kejadian sebelumnya, untuk titik-titik api di Kaltara ini yang biasa banyak terjadi itu pada Juli-Agustus, bertepatan pada saat pembakaran ladang oleh masyarakat.

Tapi, secara teknis proses pembakaran itu sudah diawasi dan dibuat pembatas apinya supaya tidak merambat luas.

“Cuma itu tetap terdeteksi sebagai kebakaran, karena ada titik merah. Pada prinsipnya, untuk karhutla ini kita tetap melakukan antisipasi di semua daerah di Kaltara, tapi yang biasa terjadi itu memang di Tanjung Palas Timur, jadi itu harus jadi atensi utama,” pungkasnya. (iwk/har)

Editor : Indra Zakaria