Transportasi darat menjadi salah satu pilihan para pemudik maupun yang balik dari libur hari raya Idulfitri Tahun 2025 ini. Tak terkecuali untuk di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara). Oleh karena itu, para pengendara harus tetap berhati-hati dalam mengemudikan kendaraannya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Karena bukan hanya soal kesiapan dari kendaraan yang digunakan yang perlu jadi atensi, tapi juga kondisi akses yang dilintasi harus diperhatikan dengan baik agar tidak terperosok pada jalan yang rusak.
Seperti akses pada jalur Bulungan-Berau, misalnya. Berdasarkan pantauan di lapangan, sedikitnya ada 23 titik yang mengalami amblas atau kerusakan ringan, sedang, hingga parah.
"Harus hati-hati kalau mau ke Berau (dari Bulungan), ada banyak titik-titik yang rusak, utamanya saat sudah masuk wilayah Berau," ujar Rian salah seorang warga Berau kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor, Minggu (6/4).
Rian mengatakan, dari puluhan titik jalan yang rusak itu, sekitar 21 titik di antaranya berlokasi antara Kilometer 57 di perbatasan Bulungan-Berau dengan Gunung Tabur, Berau.
"Dari perbatasan Bulungan-Berau sampai ke Berau itu kerusakannya menurutku mulai dari sedang hingga berat. Kan seperti yang putus baru-baru ini di daerah Berau tu. Nah, itu salah satunya," kata Rian.
"Kalau yang di daerah Bulungan, itu relatif aman. Ada yg rusak, tapi cuma amblas sedikit saja, tidak seperti kerusakan yang di daerah Berau," sambungnya. Dengan begitu, masyarakat yang beraktivitas melalui jalur tersebut bisa lebih berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (iwk)
Editor : Indra Zakaria