Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kaltara Perangi Sampah Plastik: Gubernur Zainal Paliwang Instruksikan Budaya "Korve" di Lingkungan Kerja

Indra Zakaria • Kamis, 9 April 2026 - 07:03 WIB
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang akukan aksi bersih-bersih di Halaman Kantor Gubernur Kaltara. (DKISP KALTARA)
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang akukan aksi bersih-bersih di Halaman Kantor Gubernur Kaltara. (DKISP KALTARA)

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi menabuh genderang perang terhadap sampah plastik melalui peluncuran Kick Off Aksi Bersih Massal (Korve) dan pencanangan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Langkah strategis ini diambil sebagai fondasi utama untuk membangun budaya hidup bersih yang dimulai dari lingkungan birokrasi sebelum menyentuh seluruh ruang publik di Bumi Benuanta.

Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, memimpin langsung aksi bersih-bersih di halaman Kantor Gubernur sebagai tindak lanjut nyata dari arahan Presiden RI terkait percepatan pengelolaan sampah dan penataan ruang publik yang lebih berkualitas. Dalam arahannya, Gubernur Zainal menekankan bahwa kesadaran akan kebersihan harus tumbuh dari diri sendiri dan lingkungan terdekat, khususnya tempat kerja. Ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk menghidupkan kembali semangat kerja bakti atau "korve" sebagai agenda rutin setiap hari Selasa usai senam bersama, dengan harapan ke depan hal ini dapat menjadi kebiasaan harian sebelum memulai aktivitas kedinasan.

Gerakan Indonesia ASRI ini tidak hanya sekadar aksi membersihkan halaman kantor, melainkan membawa misi besar yang mencakup revitalisasi gotong royong sebagai identitas bangsa dalam menjaga ruang publik. Selain itu, aspek keamanan dan kesehatan turut menjadi fokus utama, di mana lingkungan yang bersih diyakini menjadi tameng bagi masyarakat dari ancaman penyakit maupun bencana lingkungan. Sinergi antara keberlanjutan dan kolaborasi juga terus didorong, terutama dalam mengedukasi aparatur dan warga untuk memilah sampah langsung dari sumbernya serta menekan penggunaan plastik sekali pakai.

Gubernur kembali mengingatkan bahwa potensi alam Kalimantan Utara yang luar biasa harus dibarengi dengan kesadaran kolektif untuk menjaga kelestariannya. Ia secara khusus menyoroti pentingnya pengurangan limbah plastik demi menjaga ekosistem tetap terjaga bagi generasi mendatang. Dengan semangat kolaborasi untuk memilah sampah dan mengurangi plastik, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara optimis dapat menciptakan standar baru dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus menjadikan Kaltara sebagai provinsi yang benar-benar aman, sehat, resik, dan indah. (dksip)

Editor : Indra Zakaria
#kaltara