PROKAL.CO- Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda mengambil langkah proaktif dalam memperkuat fasilitas kesehatan di Kalimantan Timur. Rumah sakit rujukan tipe A ini secara resmi mengusulkan penambahan alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) baru dengan spesifikasi bore magnet berukuran 70 sentimeter guna mengimbangi lonjakan kunjungan pasien yang membutuhkan layanan pencitraan medis berteknologi tinggi.
Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD AW Sjahranie Samarinda, Ahmad Jais, saat menggelar audiensi bersama massa aksi dari Cermin Muda Indonesia Kalimantan Timur–Kaltara (CMI Kaltimtara) di Lantai 6 Ruang Rapat Tuah Himba, Selasa (3/11/2026). Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini murni berasal dari kebutuhan mendesak di lini pelayanan, khususnya dari Instalasi Radiologi.
"Alat ini memang dari user, dalam hal ini Instalasi Radiologi Rumah Sakit AWS, mengusulkan karena yang existing (ada saat ini) MRI ada satu. Dengan yang disebut tadi, bore magnet ya, itu 70 sentimeter," ujar Ahmad Jais.
Ia memaparkan, perangkat MRI yang saat ini beroperasi di rumah sakit telah berusia sekitar 10 tahun. Meskipun mesin penunjang pemeriksaan organ tubuh dan jaringan internal tersebut masih berfungsi dengan baik, peningkatan kunjungan pasien yang semakin tinggi membuat pihak rumah sakit perlu memperluas kapasitas layanan.
"Namun dalam rangka meningkatkan kapasitas pemeriksaan dan juga kapasitas pasien yang semakin tinggi, sehingga oleh user, dalam hal ini Instalasi Radiologi, membuat telaah dan menggunakan usulan-usulan spesifikasi yang seperti existing," tambahnya.
Pihak manajemen memastikan bahwa usulan pengadaan dengan spesifikasi tersebut telah disampaikan secara resmi melalui instansi terkait. Koordinasi anggaran serta perencanaan penunjang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, sementara proses selanjutnya diserahkan kepada Biro Pengadaan dan Jasa (Barjas). “Selebihnya di Barjas,” tandasnya.
Melalui penambahan fasilitas canggih ini, RSUD AWS berharap mutu pelayanan kesehatan, khususnya dalam bidang radiologi dan penegakan diagnosis medis bagi masyarakat di Kalimantan Timur, dapat terus ditingkatkan secara optimal. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co