PROKAL.CO, TANAH GROGOT – Insiden serangan buaya kembali menggemparkan warga Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Peristiwa itu terjadi di perairan Sungai Sangkuranai, Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau.
Seorang warga, MH (36), dilaporkan hilang setelah diterkam buaya saat sedang menjala udang pada Minggu (18/1/2026) siang sekitar pukul 14.30 Wita.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari Polsek Batu Engau, kejadian bermula saat korban bersama seorang rekannya, Triono (44), sedang mencari udang di pinggir Sungai Sangkuranai, tepatnya di area Blok C47/48, PT Pradiksi Gunatama Tbk.
Saat itu, korban bertugas melemparkan jala, sementara rekannya, Triono, membantu mengumpulkan hasil tangkapan. Namun, suasana yang semula tenang seketika berubah mencekam saat Triono mendengar teriakan histeris dari arah korban.
"Saksi (Triono) melihat korban sudah diterkam oleh buaya dan langsung diseret ke dalam aliran sungai," kata Kapolsek Batu Engau AKP Hadi Purwanto, Senin (19/1/2026).
Melihat kejadian tersebut, saksi segera berlari mencari pertolongan dan melaporkan insiden itu kepada warga serta polisi di Mapolsek Batu Engau.
Mendapat laporan tersebut, personel piket SPKT Polsek Batu Engau langsung dikerahkan ke lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan tindakan awal.
Hingga Senin (19/1/2026), tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi hilangnya korban.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di Sungai Sangkuranai, mengingat keberadaan predator di wilayah tersebut.
Anggota Tim Rescue, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser, Marwan, mengatakan pada Senin (19/1/2026) pagi, ditemukan beberapa potongan tubuh, di antaranya badan dan tangan.
"Selanjutnya tim gabungan terus melakukan pencarian," kata Marwan.
Operasi pencarian terhadap korban terkaman buaya itu dihentikan pada Selasa (20/1/2026) sore.
Keputusan ini diambil setelah tim gabungan melakukan pencarian intensif selama tiga hari, belum berhasil menemukan seluruh bagian tubuh korban. Keluarga korban pun disebut sudah ikhlas. (jib/far)
Berikut peristiwa serangan buaya di Kabupaten Paser dalam 10 bulan terakhir
- 1 April 2025, seorang remaja berusia 13 tahun, warga Desa Pulau Rantau, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, tewas diterkam buaya saat mengeringkan genangan air di perahu di pinggir sungai di belakang rumahnya. Jasad korban baru ditemukan tiga hari setelah hilang, Kamis, 3 April 2025.
- 4 Agustus 2025, seorang warga, Do (61), ditemukan tewas mengenaskan, akibat serangan buaya muara (Crocodylus porosus) di Sungai Sirang, kawasan Sungai Telake, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser.Menurut laporan saksi mata, Mukmin, Doterakhir terlihat sekitar pukul 09.00 Wita saat pergi memancing seorang diri menggunakan sepeda pancal dan membawa alat pancing.