Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kemiskinan di Berau Naik, Ini Upaya untuk Menekannya

izak-Indra Zakaria • 2022-10-12 13:37:32
PUKUL GONG: Wakil Bupati Berau Gamalis membuka rapat koordinasi percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Berau, kemarin.
PUKUL GONG: Wakil Bupati Berau Gamalis membuka rapat koordinasi percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Berau, kemarin.

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau Gamalis menyebut angka kemiskinan di Kabupaten Berau meningkat pada tahun 2022. Pandemi Covid-19 turut memengaruhi terjadinya peningkatan tersebut. Yakni dari 5,19 persen menjadi 5,88 persen.

Dikatakan Gamalis, pihaknya melakukan evaluasi terhadap upaya penanggulangan kemiskinan yang telah dilakukan selama ini. Dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang tergabung dalam tim koordinasi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Berau.

"Itu dilakukan untuk peningkatan dan percepatan penanggulangan kemiskinan di Berau," ujarnya kemarin (11/10), usai membuka rapat koordinasi percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Berau.

Adapun peningkatan kemiskinan di Berau dikarenakan pandemi Covid-19 yang melanda sejak 2020 lalu. Sehingga, harus mengganti berbagai kebijakan untuk mengatasi pandemi tersebut.

"Peningkatan kemiskinan tentu sangat berdampak pada kondisi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Untuk itu, Pemkab Berau harus berupaya membangkitkan kembali perekonomian masyarakat. "Dengan cara pengembangan ekonomi lokal yang mendukung percepatan perekonomian lokal," ujarnya.

Dia menyebutkan, peningkatan angka kemiskinan dipicu meningkatnya jumlah pengangguran di Kabupaten Berau lantaran pemutusan hubungan kerja (PHK) dampak pandemi Covid-19. Menyebabkan daya beli masyarakat menurun, khususnya bagi yang berpenghasilan rendah.

"Sehingga dana yang tadinya diperuntukkan untuk pembangunan dialihkan sebagian ke sektor kesehatan. Jadi kita tidak bisa membangun secara maksimal untuk menuntaskan kemiskinan. Maka terjadilah kenaikan angka kemiskinan tersebut," jelasnya.

Selain itu, penyebab angka kemiskinan meningkat ditandai dengan rendahnya pendidikan, pembangunan, hingga infrastruktur pertanian. Maka harus difokuskan pada pembangunan itu sendiri.

Namun, perlu melibatkan masyarakat, sebab penanggulangan kemiskinan perlu partisipasi masyarakat.

Gamalis meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan SDA yang ada. Seperti, pariwisata dan kriya. Dia yakin, jika dikelola dengan baik akan mampu menanggulangi kemiskinan di Berau.

"SDA yang melimpah seharusnya bisa dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tapi, kenyataannya selama ini belum dioptimalkan," katanya.

Ditegaskannya kepada tim penuntasan kemiskinan Berau, untuk menyusun kebijakan dengan menyesuaikan isu strategis yang dihadapi saat ini. Dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam (SDA) berkelanjutan dan pemanfaatan jasa lingkungan secara bijak.

"Inilah peran pemerintah untuk memberikan sebuah pengertian, dukungan dan edukasi kepada masyarakat. Kadang masyarakat itu paham, tapi tidak tahu apa yang harus dilakukan," tutupnya. (mar/adv/udi)

Editor : izak-Indra Zakaria
#ekonomi #Advertorial