Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pemkab Berau Siapkan Solusi Air Baku di Maratua

Faroq Zamzami • Jumat, 19 April 2024 - 19:59 WIB
AKAN DIBANGUN: DPUPR Berau akan melakukan perencanaan teknis pembangunan embung air baku di Maratua.
AKAN DIBANGUN: DPUPR Berau akan melakukan perencanaan teknis pembangunan embung air baku di Maratua.

Prokal.co, TANJUNG REDEB -Sebagai langkah menyediakankebutuhan air baku yang memadai di Pulau Maratua, Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau akan membangun embung air baku di Pulau Maratua.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata, menjelaskan, tahun ini akan ada perencanaan teknis pembangunan embung air baku di Maratua. “Masih dilelang terkait perencanaan teknis untuk hal tersebut,” ujarnya, Kamis (18/4).

Kebutuhan air baku sendiri mencakup sangat luas. Tak hanya memenuhi kebutuhan air minum, juga air kebutuhan sehari-hari. Hal ini yang dikatakan Hendra kerap diusulkan masyarakat kepada pemerintah.

“Ini memang juga dari usulan masyarakat di sana (Maratua), bahwa kebutuhan air baku cukup penting,” ungkapnya.

Ditekankannya, perencanaan ini akan mempersiapkan pembangunan dengan matang, baik itu konstruksi, lokasi, dan hal lain yang mendukung. Pembangunan embung air baku di Maratua ini dikatakan tak hanya membantu masyarakat, melainkan juga wisatawan.

“Air bersih tentu menjadi kebutuhan seluruh masyarakat, apalagi di Maratua yang merupakan destinasi wisata andalan kita,” jelasnya.

Embung air baku tersebut nantinya akan mengandalkan air bersih baik dari tadah hujan maupun dari tanah, sehingga ketersediaannya bisa mencukupi kebutuhan masyarakat di sana.

“Intinya menyiapkan air baku untuk kebutuhan masyarakat, bisa air tanah atau hujan,” jelasnya.

Bentuknya pun memiliki berbagai opsi, bisa berupa bunker, bak terbuka, ataupun resevoir. Kepastian penggunaannya, kebutuhan anggaran, dan hal lainnya yang menyangkut pembangunannya akan ditentukan dalam perencanaan yang masih dalam proses tender di Unit Pengadaan Barang dan Jasa (UBBJ) Setkab Berau.

“Yang jelas dibuat seperti apa, dalam perencanaan itu nanti akan terjawab,” paparnya.

Dijelaskan Hendra, posisi Pulau Maratua sebagaimana diketahui merupakan destinasi wisata unggulan Berau. Kawasan tersebut bersama Pulau Derawan masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), sehingga kunjungan wisatawan yang meningkat tentu memerlukan sumber air baku bagi kebutuhan selama berlibur.

Baca Juga: Kembangkan Pariwisata Berau di Level Internasional

“Selain usulan masyarakat, memang ini tempat wisata,” ujarnya.

Apalagi katanya, pemindahan Ibu Kota Negara ke Nusantara di Penajam Paser Utara (PPU) tentu akan memberikan sedikit banyak dampak bagi Berau. “Bayangkan pemindahan IKN, tentu masyarakat di sana akan berwisata terdekat ke Berau, Maratua, dan Derawan,” jelasnya.

Sehingga, sebelum puncak kunjungan destinasi yang kemungkinan terjadi, juga untuk mengentaskan permasalahan masyarakat, maka pembangunnan embung air Baku di Maratua perlu dilakukan.

“Dan ini kita mempersiapkan IKN, akan menjadi potensi kedatangan wisatawan. Sehingga kebutuhan air bersih meningkat,” jelasnya.

Berdasarkan laporan di kanal resmi spse.beraukab.do.id, prosesnya saat ini sedang masa sanggah prakualifikasi denganpagu anggaran senilai Rp 349 juta. (sen/adv/far)

 

Editor : Faroq Zamzami
#maratua #pemkab berau #pariwisata