PROKAL.CO, SAMARINDA-Achmad Amins adalah wali kota dua periode di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Berikut profilnya.
Achmad Amins (3 Juli 1947 – 9 Januari 2017) adalah Wali Kota Samarinda kedelapan yang memerintah pada periode 2000–2005 dan periode 2005-2010.
Achmad Amins dilahirkan pada 3 Juli 1947. Orangtuanya adalah Saharuddin Mappe (wafat pada 1983) dan Hadipa (wafat pada tanggal 21 Juni 2000).
Baca Juga: Selain Jembatan Achmad Amins, Ini Jembatan-Jembatan di Atas Sungai Mahakam di Kota Samarinda
Pada 1959, Achmad Amins bersama sang ayah merantau ke Samarinda, tepatnya di Kampung Masjid, Samarinda Seberang.
Ia merantau karena ayahnya dipaksa oleh gerombolan pasukan DI/TII untuk masuk ke hutan memberikan ceramah kepada pasukan DI/TII.
Karena ayahnya menolak permintaan tersebut, mengakibatkan keluarganya selalu diteror dan diintimidasi.
Dari situ, diputuskanlah untuk merantau ke Samarinda. Saat itu, Achmad Amins masih berumur 12 tahun dan sudah kelas 5 SD (dulu bernama SR).
Istri
Achmad Amins memiliki istri bernama Aminah Amins yang lahir di Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada 11 November 1954.
Anak-anaknya:
Dharius Syafari (Samarinda, 22 Januari 1978)
Dini Natalia (Samarinda, 28 September 1980)
Pendidikan
SR Negeri Samarinda lulus tahun 1961
SMEP Negeri Samarinda lulus tahun 1964
SMEA Negeri Samarinda lulus tahun 1968
Sarjana Ekonomi, Universitas Mulawarman, Samarinda lulus tahun 1981
Magister Manajemen, Universitas Mulawarman, Samarinda, lulus tahun 1999
Doktor Universitas Airlangga, Surabaya, lulus tahun 2010
Wafat
Achmad Amins meninggal pada 9 Januari 2017 pukul 17.00 di Rumah Sakit Medika BSD, Kota Tangerang Selatan, Banten, dalam usia 69 tahun akibat komplikasi penyakit yang dideritanya dalam 1,5 tahun terakhir.
Achmad Amins dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kesuma Bangsa, Samarinda. Amins meninggalkan seorang istri, dua anak, dan dua cucu. (*)
Editor : Faroq Zamzami