Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Percikan Las Berujung Petaka, Kapal CPO Ratu Makciony 25 Terbakar di Samarinda Seberang

Redaksi Prokal • 2026-01-24 11:48:25
Kebakaran di kapal pengangkut CPO
Kebakaran di kapal pengangkut CPO

SAMARINDA – Sebuah insiden kebakaran melanda kapal pengangkut crude palm oil (CPO) Ratu Makciony 25 yang tengah bersandar di dermaga Jalan Hj Jahrah, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang pada Jumat pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.25 Wita tersebut sempat memicu kepanikan dan menghentikan aktivitas warga serta pekerja di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan dari Komandan Posko 5 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda, Fadly, kobaran api bermula saat kapal sedang dalam proses perbaikan. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh aktivitas pengelasan yang dilakukan oleh pekerja di salah satu bagian kapal. Percikan api dari alat las tersebut kemudian menyambar material mudah terbakar di sekitar area kerja, sehingga api dengan cepat membesar.

Segera setelah menerima laporan, Dinas Damkar Kota Samarinda mengerahkan unit tangki pemadam menuju lokasi. Mengingat muatan kapal yang berupa CPO memiliki risiko tinggi terhadap api, petugas melakukan penanganan dengan sangat hati-hati. Penyemprotan dilakukan secara bertahap guna memastikan titik api benar-benar padam tanpa memicu ledakan atau risiko bahaya lainnya.

Aksi pemadaman ini juga melibatkan sinergi kuat antara petugas pemadam dan para relawan Kota Samarinda. Para relawan membantu dalam pengaturan selang serta pengamanan jalur evakuasi di sekitar dermaga, yang secara signifikan mempercepat proses pengendalian situasi di lapangan.

Setelah berjibaku selama kurang lebih 45 menit, api akhirnya berhasil dijinakkan. Petugas kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh di setiap sudut kapal untuk mengantisipasi adanya bara tersembunyi yang berpotensi menyulut api kembali.

Kabar baiknya, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam musibah ini. Seluruh pekerja yang berada di kapal dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah api mulai terlihat merembet. Meski demikian, kerugian materiil akibat kerusakan bagian kapal masih dalam proses pendataan.

Menanggapi kejadian ini, Fadly menegaskan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja yang ketat, terutama untuk pekerjaan panas seperti pengelasan di area kapal. Pihak pengelola kapal diimbau untuk selalu menyediakan peralatan pengaman serta pengawasan yang memadai demi mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang. (*)

Editor : Indra Zakaria